Nasib Mahasiswa Korban Penculikan, Ortu Ucok Munandar Desak Jokowi Ungkap Kasus 13 Orang Hilang
Nasib Mahasiswa Korban Penculikan, Ortu Ucok Munandar Desak Jokowi Ungkap Kasus 13 Orang Hilang
Nasib Mahasiswa Korban Penculikan, Ortu Ucok Munandar Desak Jokowi Ungkap Kasus 13 Orang Hilang
TRIBU'N-MEDAN.com - Nasib Mahasiswa Korban Penculikan, Ortu Ucok Munandar Desak Jokowi Ungkap Kasus 13 Orang Hilang
//
Paian Siahaan mengingatkan Presiden Joko Widodo untuk segera mengungkap kasus hilangnya putranya dan 12 orang lain di era 1997/1998.
Baca: Virus Kolera Babi Mewabah, 1.004 Ekor Babi Peternak di Dairi Mati
Paian adalah ayah dari Ucok Munandar Siahaan, mahasiswa yang menjadi korban penculikan paksa sebelum reformasi.

Paian Siahaan (tengah), ayah dari Ucok Munandar Siahaan, mahasiswa yang menjadi korban penculikan paksa sebelum reformasi saat konferensi pers di kantor Amnesty Internasional, Menteng, Jakarta Pusat, Jumat (18/10/2019).
Hingga kini, Paian tak pernah melihat atau mendengar kabar dari putranya lagi.
"Karena ini adalah sudah masalah nasional dan masalah internasional karena itu adalah salah satu tugas dari pemerintah, Pak Jokowi tidak boleh mengabaikan begitu saja bahwa sampai hari ini 13 orang yang hilang itu kan belum ditemukan," kata Paian dalam konferensi pers di kantor Amnesty Internasional Indonesia, Menteng, Jakarta Pusat, Jumat (18/10/2019).
Baca: Pria ini Tusuk Istrinya hingga Tewas, Cemburu Sang Istri Kawin Lagi
Paian berharap ada informasi yang jelas yang diberikan Jokowi terkait putranya.
Sebab, sampai saat ini, Paian tak tahu apakah Ucok masih hidup atau sudah tiada.
Hal ini menjadi beban tersendiri bagi Paian dan keluarga.
"Kalau memang sudah tidak ada, ini akan ada secara administrasi kenegaraan ini harus ditentukan dia sudah meninggal karena sampai sekarang ini kan statusnya itu masih ada di kartu keluarga. Artinya itu menjadi beban secara moral buat kami sebagai orang tua yang selalu terlihat di dalam kartu keluarga, kapan dia status hukumnya jelas," ujar Paian.
Baca: Geledah Sejumlah Ruangan di Pemkot Medan, Ini Dokumen yang Disita KPK
Baca: Dua Terdakwa 100 Butir Pil Setan Diadili, Proses Penangkapan Polisi Menyaru jadi Pembeli
Paian mengaku, di era pemerintahan Jokowi yang pertama, ia sudah bertemu dengan Kepala Negara sebanyak dua kali.
Di hadapan Jokowi, Paian mengutarakan permintaannya untuk mendapat kejelasan dari nasib putranya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/dalang-penculikan-akrivis-peristiwa-1998-dan-prabowo.jpg)