Dzulmi Eldin Awali Karier di Deliserdang, Minta Maaf ke Warga saat Ultah Kota Medan
Tertangkapnya Walikota Medan, Dzulmi Eldin oleh KPK mengejutkan banyak pihak, termasuk di kalangan pejabat di Deliserdang yang mengenalnya.
Penulis: Indra Gunawan |
Selain itu, Eldin memiliki harta bergerak lainnya sebesar Rp 4,9 miliar.
Sedangkan aset berupa kas dan setara kas tercatat sebesar Rp 3,6 miliar.
Baca: Kronologi Perwira Polisi Digerebek Istri, Diduga Selingkuh, Fakta Baru Dilapor ke Provost Polres
Baca: Sebelum Kena OTT, Dzulmi Eldin Sempat Puji Lili Pintauli Jadi Pimpinan KPK Saat Acara Syukuran
Juru bicara KPK Febri Diansyah menjelaskan bahwa tim KPK yang ditugaskan di Medan melakukan OTT pada Selasa malam sampai Rabu dini hari. Total, terdapat 7 orang diamankan,
Selain itu, tim KPK mengamankan uang lebih dari Rp 200 juta.
KPK menduga praktik setoran dari dinas-dinas sudah berlangsung beberapa kali.
"Wali kota dibawa ke Jakarta pagi ini melalui jalur udara. Enam orang lainnya diperiksa di Polrestabes Medan," kata Febri.
"Dalam waktu maksimal 24 jam KPK akan tentukan status hukum perkara dan pihak yg diamankan," kata Febri.
Sementara itu, pejabat berwenang di Pemko Medan sejauh ini belum bisa dimintai keterangan terkait OTT dilakukan oleh KPK.
Pantauan Tribunmedan.com, ruang kerja Wali Kota Medan Tengku Dzulmi Eldin yang berada di lantai II tampak diberi segel berupa stiker berwarna merah putih dengan tulisan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).
Pintu masuk ruangan itu juga dalam posisi terkunci diapit oleh dua besi panjang yang diberi list seperti stiker berwarna merah.
(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/dzulmi-eldin-s-msi-mh-saat-menghadiri-acara-halal-bi-halal.jpg)