Jokowi Sebut KKB Papua Turun Gunung Bakar Rumah Warga Wamena, lalu Bikin Hoaks Konflik Antar-etnis

Kerusuhan berdarah di Wamena, Papua, dimanfaatkan segelintir oknum tak bertanggung jawab untuk menyebarkan hoaks kerusuhan antar-etnis.

Editor: Juang Naibaho
facebook/surga kecil yang jatuh ke bumi
Warga asli Wamena membantu warga pendatang mengungsi saat kerusuhan meletus Senin (23/9/2019) 

Menurut dia, 3.000 orang itu dievakuasi dari Wamena menuju Kota Jayapura, menggunakan pesawat Hercules.

"Pasukan TNI telah menyelamatkan beberapa pengungsi dari Wamena. Sampai hari ini hampir 3.000 (orang)."

"Kami mendorong dari Wamena menuju Jayapura," kata Hadi Tjahjanto, ditemui di Skadron 17 Lapangan Udara Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, Senin (30/9/2019).

Dia menjelaskan, pesawat Hercules terus melaksanakan operasi kemanusiaan untuk mengangkut pengungsi dari Wamena menuju Jayapura, sampai Senin ini.

Selain mengangkut pengungsi, kata dia, bantuan logistik dari negara, warga negara, dan pihak perusahaan juga diberikan.

"Termasuk membantu bantuan kebutuhan untuk masyarakat di Wamena kurang lebih 74 ton. Kami kirim dari masyarakat dan CSR. KRI dan rumah sakit juga hadir di Jayapura untuk menolong korban terluka ataupun meninggal dunia," paparnya.

Untuk pengamanan di Wamena, dia menambahkan, pasukan pengamanan dari Batalyon 501 dan Kodam XVII/Cenderawasih sudah disiagakan.

"Pasukan pengamanan di Wamena dari Batlyon 501 eksis di sana," tambahnya.

Satu unit Kapal Rumah Sakit KRI (Kapal Perang Republik Indonesia) diterjunkan membantu pengungsi dari Wamena.

KRI bernama Dr Soeharso itu ditempatkan di Kota Jayapura, Papua.

Baca: Farhat Abbas Posting Foto Momen Akrab dengan Hotman Paris

Baca: Cleaning Service Bobol Istana Arab Saudi, Berlian Langka Rp 278 Miliar Hilang, Begini Nasib Pelaku!

Hadi Tjahjanto mengatakan, KRI Dr Soeharso yang mengangkut petugas medis diperbantukan untuk menangani korban luka-luka dan meninggal dunia.

"KRI juga hadir di Jayapura untuk menolong korban terluka ataupun meninggal dunia," jelas Panglima.

Dia menjelaskan, KRI Soeharso membawa tenaga medis berkemampuan spesialis patah tulang, luka bakar, dan luka benda tumpul.

Setelah dioperasikan, kata dia, KRI Soeharso itu sudah membantu korban.

"Sampai saat ini sudah beberapa kali operasi, termasuk dari korban yang kami bawa dari Wamena dan kami turunkan menuju Jayapura," terangnya. (Seno Tri Sulistiyono)

Artikel ini telah tayang di Wartakotalive dengan judul JOKOWI: Kerusuhan di Wamena Bukan Konflik Antar Etnis, Ini Ulah KKB!

Sumber: Warta kota
Halaman 3/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved