TRAGIS Kabut Asap Diduga Renggut Nyawa Bayi 4 Bulan, Alami Sesak Napas sampai 7 Jam

Kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan itu juga telah merenggut nyawa seorang bayi berusia 4 bulan di Palembang, Sumate

Editor: Juang Naibaho
Tribunsumsel.com
Bayi usia 4 bulan bernama Elsa di Palembang, Sumatera Selatan, meninggal karena ISPA 

Kabut asap akibat Karhutla yang terjadi di Sumatera dan Kalimantan juga berdampak pada penerbangan sipil.

Maskapai-maskapai yang tergabung dalam Lion Air Group mengumumkan bahwa ratusan penerbangannya terganggu oleh bencana kabut asap di beberapa daerah.

Corporate Communications Strategic of Lion Air Group, Danang Mandala Prihantoro mengungkapan, dari ratusan penerbangannya itu, 81 di antaranya harus dibatalkan.

"Keputusan tersebut disebabkan akibat cuaca buruk berupa fog/smoke (kabut asap) yang terjadi di beberapa daerah," kata Danang dalam siaran pers, Jakarta, Minggu (15/9/2019) malam.

"Kondisi ini mengakibatkan jarak pandang pendek (visibility below minimum) dan tidak memenuhi persyaratan keselamatan penerbangan untuk proses lepas landas dan mendarat," sambungnya.

Ia mengatakan, Lion Air Group sudah menginformasikan kepada seluruh penumpang atas kejadian akibat dampak kabut asap tersebut.

Lion Air Group ucapnya, sudah memfasilitasi penumpang yang akan melakukan proses pengembalian dana (refund), perubahan jadwal keberangkatan (reschedule).

Selain dibatalkan, 64 penerbangan juga mengalami keterlambatan atau delay. Keterlambatan mulai kurang dari satu jam hingga delay hingga waktu yang belum bisa dipastikan.(*)

Artikel ini telah tayang di Tribunsumsel.com dengan judul BREAKING NEWS : Bayi di Palembang Meninggal Diduga Akibat Kabut Asap, Ini Kronologinya dan artikel Kompas.com dengan judul "81 Penerbangan Lion Air Group Dibatalkan akibat Kabut Asap, Ini Daftarnya

Sumber: Tribun Sumsel
Halaman 3/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved