Bantah Kapolda terkait Saldo Rekening tak Wajar, Veronica Koman Jelaskan Biaya Hidup saat di Papua
Bantah Kapolda terkait Saldo Rekening tak Wajar, Veronica Koman Jelaskan Biaya Hidup saat di Papua
bentuk penyalahgunaan wewenang kepolisian.
"Apalagi kemudian menyampaikannya ke media massa dengan narasi yang teramat
berlebihan," tuturnya.
Bagi Veronica, waktu dan energi yang negara ini alokasikan untuk menyampaikan
propaganda negatif selalu jauh lebih besar ketimbang yang betul-betul digunakan untuk
mengusut dan menyelesaikan pelanggaran HAM yang saat ini terjadi di Papua.
"Secara terang benderang, kita melihat metode ‘shoot the messenger’ sedang dilakukan
aparat untuk kasus ini.
Baca: Muncul Pengakuan Veronica Koman, Ngaku Kerap Diintimidasi, Jelaskan Rekening dan Laporan Beasiswa
Ketika tidak mampu dan tidak mau mengusut pelanggaran/kejahatan HAM yang ada, maka
seranglah saja si penyampai pesan itu," jelasnya.
"Papua adalah salah satu wilayah yang paling ditutup di dunia ini. Dan kembali saya
tegaskan, kriminalisasi terhadap saya adalah rangkaian dari upaya negara untuk terus
membungkam informasi yang keluar dari Papua," tambahnya mengakhiri.
Sebelumnya diberitakan, Penyidik Ditreskrimsus Polda Jatim menetapkan Veronica Koman
sebagai tersangka.
Baca: DEMO KPK, Pengakuan Pendemo Dibayar Rp 50 Ribu Dukung Revisi UU KPK, Remaja dan Anak-anak Terlibat
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/bantah-kapolda-terkait-saldo-rekening-tak-wajar-veronica-koman-jelaskan-biaya-hidup-saat-di-papua.jpg)