Brigpol Dewa Tewas Luka Tembak di Kepala, Ini Beberapa Peristiwa Tragis Polisi Tembak Kepala Sendiri
Brigadir Polisi (Brigpol) Dewa Gede Alit Wirayuda (31) ditemukan tewas di halaman belakang Polsek Arosbaya Bangkalan, pada Kamis (6/9/2019) malam.
Brigpol Dewa Tewas Luka Tembak di Kepala, Ini Beberapa Peristiwa Tragis Polisi Bunuh Diri
TRIBUN MEDAN.com - Peristiwa tragis terjadi di Mapolsek Arosbaya Bangkalan, Madura, Jawa Timur.
Brigadir Polisi (Brigpol) Dewa Gede Alit Wirayuda (31) ditemukan tewas di halaman belakang Polsek Arosbaya Bangkalan, pada Kamis (6/9/2019) malam.
Brigpol Dewa Gede, yang merupakan anggota Polsek Arosbaya Bangkalan, ditemukan tergeletak tak bernyawa sekitar pukul 19 15 WIB.
Kapolres Bangkalan AKBP Boby Paludin Tambunan meminta waktu ketika dikonfirmasi terkait kabar tersebut.
"Informasi itu masih kami cek dulu kebenarannya," ungkap Boby kepada Surya, Kamis malam.
Hingga Jumat (6/9/2019) siang, Humas Polres Bangkalan belum bisa memberikan keterangan atas kejadian tersebut.
Baca: Setelah Menanti 54 Tahun, Wanita ini Akhirnya Jadi Ibu di Usia 74 dan Lahirkan Bayi Perempuan Kembar
Baca: Oknum Polisi Koboi Pangkat Brigadir Todongkan Senjata ke Tetangga, Kapolres Langsung Minta Maaf
Baca: Polisi Sebut JP Cabuli Anak Tiri Setiap Hari Selama 2 Tahun, Sudah Izin ke Istri dan Pernah Tepergok
Sumber Surya (Grup Tribunmedan.com) menyebutkan Dewa ditemukan tewas dengan luka tembak di kening kanan menembus kening kiri.
Sepucuk senjata api laras pendek jenis revolver masih melekat di tangan kanannya.
Catatan Tribunmedan.com, kasus polisi bunuh diri pernah terjadi beberapa waktu terakhir.
Berikut beberapa peristiwa tragis polisi bunuh diri:
Ipda RS
Sebelumnya, kasus polisi bunuh diri terjadi di Ternate, Maluku Utara, pada awal Juni lalu.
Inspektur Dua (Ipda) RS yang berdinas di Polres Ternate, ditemukan tewas dalam rumah kontrakan.
Baca: Suami Kalap Bunuh Istri Akibat Sering Minta Pulang ke Rumah Ortu, Jenazah Terkapar di Kasur
Baca: BREAKING NEWS - PDIP Tunjuk Baskami Ginting Ketua DPRD Sumut dan Mangapul Purba Sebagai Ketua Fraksi
Ipda RS diduga bunuh diri.
Kabid Humas Polda Maluku Utara Ajun Komisaris Besar Hendri Badar membenarkan kabar tersebut.
"Iya benar," kata Badar saat dikonfirmasi, Sabtu (8/6/2019).
RS tidak mengikuti apel pada Jumat (7/6/2019) pagi. Mulanya, kerabat sesama anggota mengetahui RS sedang berada di kontrakan.
Jumat malam, seorang anggota Polres Ternate mendatangi kontrakan untuk memeriksa kondisi Ipda RS. Tapi, ia justru menemukan RS sudah tak bernyawa.
Kapolres Ternate serta tim identifikasi dari Rumah Sakit Bhayangkara setempat sudah melakukan identifikasi dan olah tempat kejadian perkara.
Berdasarkan hasil identifikasi, RS tewas tertembak peluru.
Pada TKP ditemukan senjata api laras pendek jenis Sig Sauer.
Senjata api tersebut diarahkan ke dagu dan pelurunya tembus ke kepala.
Baca: Viral Kisah Pilu Gadis Gagal Menikah, 12 Tahun Pacaran namun Sang Tunangan Selingkuhi Wanita Lain
Baca: Pria Ini Minta Izin Istri untuk Cabuli Anak Tiri, 2 Tahun Berhubungan Terlarang dan Janji NIkahi
Bripka Christian Poltak Bosta Sitorus
Kasus lainnya, anggota Polsek Batu Ampar, Kota Batam, Kepulauan Riau, Bripka Christian Poltak Bosta Sitorus bunuh diri dengan cara menembak kepala sendiri pada Rabu (13/2/2019) siang.
Dikutip dari Kompas.com, Bripka Christian meminjam senjata api jenis revolver milik adik tingkatnya.
Bripka Christian beralasan ingin mengurus perizinan senpi dinas.
Namun, korban justru menembak kepalanya sendiri dengan senjata api milik rekannya tersebut.
Baca: Balita Kembar (5 Tahun) Tewas Bersimbah Darah, Sang Ibu Kritis Terluka di Leher, Dada dan Perut
Baca: Bajing Loncat Beraksi Siang Bolong di Kota Medan, Curi Dua Goni Isi Pikap, TONTON VIDEO. .
Iptu Syahir Perdana
Kejadian serupa di Bandar Lampung pada Februari 2016 silam.
Kanit Resmob Polresta Bandar Lampung, yang juga Kanit Tipikor, Iptu Syahir Perdana tewas bunuh diri. Dia menembak kepalanya sendiri.
Lulusan Akademi Kepolisian (Akpol) tahun 2012 itu diduga bunuh diri lantaran frustasi penyakitnya tak kunjung sembuh.
"Sakit lambung yang sudah lama dan tidak sembuh-sembuh ini yang kemungkinan membuatnya frustasi dan putus asa," kata Kabid Humas Polda Lampung Sulistyaningsih, saat itu.
Jenazah rencananya dibawa dan dimakamkan di Medan, Sumatera Utara. Iptu M Syahir Perdana SIk Nrp. 92010095 adalah Kanit Idik II/Tipikor Satreskrim Polresta Bandarlampung,
Iptu Syahir ditemukan tewas pada pukul 14.55 WIB di rumah dinas asrama Polresta Bandar Lampung.
Iptu Syahir menembakkan senjata api ke arah kepala sebelah kanan atas dan tembus ke bagian belakang.
Baca: Usai Bertemu Bahas Gejolak Papua, Ini Kata Tokoh Intelijen dan Jenderal Lapangan Jebolan Kopassus
Baca: 7 Fakta Hilangnya Paskibra Audri; Pamit Belajar Kelompok, Kabur ke Malaysia, Tak Mau Bertemu Ortu
Awal kejadian dari kecurigaan pacar korban yang menelepon tapi tidak diangkat sejak hari Jumat (5/2/2016).
Kemudian rumah korban didatangi oleh tiga anggota Reskrim Polresta Bandar Lampung (Brigpol Giantama, Aiptu Ian, dan Brigpol Jimi untuk mengecek keberadaan korban.
Setelah mengetuk pintu berkali-kali, korban tidak membuka pintu. Lalu ketiga anggota Reskrim tersebut melihat korban dari jendela kaca sedang dalam posisi tidur.
Melihat hal tersebut, akhirnya diputuskan untuk mendobrak pintu dan ternyata korban sudah tidak bernyawa dalam posisi tidur menyamping dan bagian kepala berdarah, dan di dekatnya terdapat senjata api jenis Glock-19 No: 691637 WMN 081, warna hitam.
Menurut keterangan awal dr Hansen dan dr Hendro, anggota Dokkes Polresta Bandarlampung, terdapat luka tembak di bagian pelipis kepala samping kanan dan diduga korban sudah meninggal selama 13 jam.(*)
Artikel ini telah tayang di Tribunjatim.com dengan judul Diduga Bunuh Diri, Anggota Polisi Bangkalan Ditemukan Tewas di Halaman Belakang Polsek
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/ilustrasi-tembak-kepala-bunuh-diri_20180719_203548.jpg)