Atung alias Jablai Meninggal saat Duduk Santai di Depan Tokonya, Sempat Terlihat Kejang-kejang
Informasi yang dihimpun dari Kapolsek Medan Labuhan, AKP Edi Safari mengatakan, peristiwa tersebut terjadi pada Selasa (20/8/2018) kemarin.
Atung alias Jablai Meninggal saat Duduk Santai di Depan Tokonya, Sempat Terlihat Kejang-kejang
TRIBUN-MEDAN.com-Atung alias Jablai Meninggal saat Duduk Santai di Depan Tokonya, Sempat Terlihat Kejang-kejang .
Warga Jalan Platina Raya, Lingkungan 21, Kelurahan. rengas Pulau, Kecamatan Medan Deli, digegerkan dengan sesosok mayat tergeletak di sebuah toko Ponsel.
Atung alias Jablai (50) yang merupakan warga Jalan Platina Raya, Lingkungan 4, Kelurahan Titipapan, Kecamatan Medan Deli, tewas usai membuka toko ponsel miliknya.
Informasi yang dihimpun dari Kapolsek Medan Labuhan, AKP Edi Safari mengatakan, peristiwa tersebut terjadi pada Selasa (20/8/2018) kemarin.
"Saat itu Rosma (saksi) melihat korban sedang membuka toko ponsel 'Star Com'. Kemudian saksi melihat korban sedang duduk di kursi depan toko ponsel," ujarnya, Kamis (22/8/2019).
Oleh saksi lanjut Edi, tiba-tiba melihat korban terjatuh dan kejang kejang.
"Melihat hal tersebut masyarakat kemudian menghubungi keluarga korban dan keluarga korban menghubungi mobil duka. Korban pun dibawa ke rumah duka di Jalan Tanjung Mulia," ungkapnya.
Baca: Begini Reaksi Ibunda Vera Oktaria yang Tak Puas Prada DP Dituntut Penjara Seumur Hidup
Baca: Kantongi Sabusabu, 2 Pemuda Dicegat Polisi saat Melintas di Perkebunan Karet Brigstone
Baca: Atasi Kekeringan, Bantuan Jutaan Liter Air dan Ratusan Sumur Wakaf ACT di Berbagai Lokasi
Lebih lanjut dijelaskan Edi, Dari keterangan keluarga korban, bahwasanya sebelumnya Atung memang ada riwayat penyakit jantung.
Baca: Gurning dan Wasit Chandra yang Mengaku Diancam Pistol Diperiksa pada Hari yang Sama
Baca: Prada DP Lolos dari Tuntutan Hukuman Mati, Dituntut Hukuman Seumur Hidup dan Dipecat dari TNI
Baca: Teater Siklus Medan akan Tampilkan Monolog Binikku di PFTID 2019
Baca: Hotman Paris Diperiksa Polisi soal Konten Pornografi di Instagram, Ini Penjelasan Polda Metro Jaya
"Saat itu, anggota kemudian menuju ke TKP untuk melakukan penyelidikan dan mencari saksi-saksi. Pihak keluarga korban juga telah membuat surat pernyataan bahwasanya korban tidak bersedia untuk diotopsi," pungkasnya.
Baca: Sikap Aksi Cepat Tanggap dalam Hadapi Bencana Kekeringan yang Mematikan di Indonesia
Baca: Pelatih Kiper PSMS Medan Bingung Tentukan Kiper Utama PSMS Kontra PSPS Riau
Baca: Jokowi Sebut Penumpang Gelap Kerusuhan Papua, Gubernur Papua Ungkap Hal Mengejutkan di Mata Najwa
(mft/tribun-medan.com)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/membuka-toko-ponsel-miliknya.jpg)