Gurning dan Wasit Chandra yang Mengaku Diancam Pistol Diperiksa pada Hari yang Sama

Gurning dipanggil Komdis setelah adanya laporan mengenai wasit yang ditodong pistol saat laga PSMS vs Persiraja Aceh.

Tribun Medan/Ilham Fazrir Harahap
Pelatih PSMS Abdurahman Gurning dan kapten PSMS Legimin Raharjo usai laga melawan Cilegon United, Selasa (2/7/2019). 

TRIBUN-MEDAN.com - Pelatih PSMS Medan Abdul Rahman Gurning beserta dua pemain andalannya, Legimin Rahardjo dan Syaiful Ramadhan sudah memberikan keterangan saat sidang Komisi Disiplin (Komdis) PSSI di Jakarta, Selasa (20/8/2019) kemarin.

Gurning dipanggil Komdis setelah adanya laporan mengenai wasit yang ditodong pistol saat laga PSMS vs Persiraja Aceh.

Ketiganya dimintai keterangan terkait ucapan wasit Chandra (diancam pistol) kepada pemain PSMS saat pertandingan tuan rumah Persiraja Aceh melawan PSMS pada 14 Agustus 2019 lalu

Setelah selesai diminta keterangan, Gurning mengatakan, dirinya hanya menjawab sesuai apa yang disampaikan pemain. Sebab yang mendengar pernyataan wasit bukan dirinya langsung, melainkan para pemain saat di lapangan.

"Kemarin seperti diskusi saja saat berikan keterangannya. Kami bertiga berbicara lah dengan orang Komdisnya. Jadi dalam sidang itu saya hanya bilang sama Komdis, tanya aja langsung sama pemain. Karena mereka yang ngobrol langsung sama," katanya, Kamis (22/8/2019).

"Yang mendengar langsung adalah pemain saya. Mereka hanya meneruskan apa yang mereka dengar dari wasit itu kepada saya. Jadi saya menjawab sebisanya apa yang ditanya oleh Komdis," tambahnya.

Meski mendapatkan beberapa pertanyaan terkait wasit yang diancam dengan pistol, Gurning menyebut suasana sidang Komdis berjalan cukup santai dan tidak memakan waktu lama.

Gurning menyebut selain ia dan dua pemainnya, wasit di laga melawan Persiraja juga ikut diperiksa secara terpisah.

Pelatih berusia 61 tahun ini sedikit merincikan jawaban yang diberikan kedua pemainnya itu dalam sidang tersebut. Seperti siapa orang yang mengancam wasit dan adakah bukti-buktinya

"Dari inti pertanyaannya, dia tanya tahu siapa yg mengancam? Kami kan main di lapangan dan mendengar dari wasit, ya enggak tahu lah kami, Pak," kata Gurning memperagakan jawaban kedua pemainnya dalam sidang tersebut.

Namun, dari hasil sidang itu, Gurning tak tahu bagaimana hasilnya. Ia hanya menunggu saja keputusan dari PSSI.

"Hasilnya belum tahu ke depan bagaimana. Cuma memang mereka bilang kalau ada bukti-bukti lagi bisa langsung disampaikan. Baik itu video atau rekaman," pungkasnya. (lam/tribun-medan.com)

Sumber: Tribun Medan
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved