May Day di Sumut
ABADIKAN MAY DAY di Medan, Turis Turki Didatangi Aparat Minta Foto Dihapus❓
Turis asal Turki bernama Yonca mendapat perlakuan tidak menyenangkan dari aparat yang memaksanya menghapus foto.
Penulis: Muhammad Nasrul | Editor: Tria Rizki
TRIBUN-MEDAN.COM, MEDAN - Seorang wisatawan mancanegara asal Turki, mendapatkan hal yang tak mengenakkan saat berkunjung ke Kota Medan.
Pasalnya, turis wanita bernama Yonca itu awalnya berjalan-jalan di seputar Lapangan Merdeka Medan, didatangi sejumlah oknum yang diduga merupakan aparat.
Diketahui, hal tersebut karena Yonca yang tengah melihat adanya massa aksi peringatan Hari Buruh Internasional (Mayday) dari Akumulasi Kemarahan Buruh dan Rakyat (AKBAR) Sumut sempat mengambil beberapa foto.
Hal inilah yang membuat sejumlah oknum aparat itu mendatangi dan sempat menginterogasi Yonca.
Padahal, katanya ia mengambil potret aksi ini karana cukup tertarik karana di negaranya pun aksi serupa turut digelar sebagai peringatan hari Buruh se dunia.
Ia mengaku, sudah tiga hari terakhir berada di Kota Medan dan baru hari ini keluar untuk berjalan-jalan.
"Saya solo traveler, sudah tiga hari di Medan. Tadi saya memotret karena tertarik, di negara saya juga ada kegiatan seperti ini (Mayday)," ujar Yonca.
Ketika ditanya apa hal yang tadinya disampaikan oleh aparat saat mendatangi dirinya, ia mengaku sempat diinterogasi perihal keperluannya mengambil foto tersebut.
Apakah ia seorang jurnalis ataupun hanya masyarakat sipil atau turis yang memang hanya mengabadikan momen.
Tak sampai di situ, Yonca mengaku ia juga sempat diminta oleh aparat tersebut untuk menghapus foto ataupun video yang telah ia abadikan.
Karena merasa tak nyaman dan takut, ia mengatakan langsung menghapus dokumentasi yang ia ambil tadi.
"Saya kaget, tadi diminta hapus fotonya," ucapnya.
Selain itu, oknum yang mengaku dari Markas Besar (Mabes) TNI itu diketahui juga sempat meminta Yonca untuk memperlihatkan dokumennya.
Selanjutnya, paspor yang sempat ditunjukkan oleh Yonca juga difoto oleh oknum tersebut.
"Saya takut juga tadi karena khawatir seperti scam," ucap wanita berbaju hitam itu.