PSMS Medan
Zaki Ali, Top Skor EPA U-20 Optimis Antar PSMS Medan Naik ke Liga 1 Indonesia
Zaki Ali bangga bergabung dengan PSMS Medan yang memiliki sejarah panjang, basis suporter besar, serta reputasi kuat di kancah sepak bola nasional.
Penulis: Aprianto Tambunan | Editor: Tria Rizki
Top Skor EPA U-20 Zaki Ali Bertekad Antar PSMS Medan Naik ke Liga 1 Indonesia
TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN – Pemain muda berbakat Zaki Ali mengaku sangat antusias setelah resmi bergabung dengan PSMS Medan untuk mengarungi kompetisi Pegadaian Championship musim 2025/2026. Keputusan ini menjadi langkah penting dalam karier profesionalnya di sepak bola Indonesia.
Pemain berusia 20 tahun tersebut resmi diperkenalkan sebagai bagian dari skuad Ayam Kinantan pada Jumat (6/2/2026). Ia juga menjadi rekrutan terakhir PSMS Medan pada bursa transfer paruh musim 2025/2026, melengkapi kebutuhan tim di lini depan menjelang sisa kompetisi.
Di PSMS Medan, Zaki Ali diplot sebagai bagian dari lini serang bersama dua striker lainnya, yakni Felipe Cadenazzi dan Rudiyana. Kehadirannya diharapkan mampu menambah variasi serangan sekaligus memberikan energi baru bagi tim dalam upaya mengejar target promosi ke Liga 1.
Sebagai pemain muda, Zaki mengaku bangga bisa bergabung dengan PSMS Medan yang memiliki sejarah panjang, basis suporter besar, serta reputasi kuat di kancah sepak bola nasional. Ia menyadari bahwa bermain untuk klub sebesar PSMS membawa tanggung jawab yang lebih besar dibanding level kompetisi sebelumnya.
“Ya, perasaan saya cukup senang ya, karena tim pertama saya bisa gabung kompetisi profesional di Indonesia,” ujar Zaki.
Sebelum mengenakan seragam PSMS Medan, Zaki merupakan bagian dari Dewa Development yang berlaga di EPA Super League U-20. Dalam kompetisi tersebut, ia tampil impresif dengan mencetak 14 gol dari 10 pertandingan dan menempati posisi kedua dalam daftar top skor sementara. Capaian ini menunjukkan ketajaman serta konsistensinya di level usia muda.
Meski datang dengan status salah satu pencetak gol terbanyak, Zaki menegaskan bahwa hal itu tidak menjadi beban baginya. Justru, raihan tersebut ia jadikan dorongan mental untuk terus berkembang dan membuktikan kualitasnya di level kompetisi yang lebih tinggi.
"Itu justru jadi motivasi ya Buat modal saya di Liga 2 ini," katanya
Di PSMS Medan, Zaki sadar bahwa ia harus bersaing ketat dengan dua striker senior untuk mendapatkan tempat utama dalam skema permainan pelatih kepala Eko Purdjianto. Persaingan ini ia pandang sebagai tantangan positif yang dapat memacu performanya agar terus meningkat.
Saat ditanya mengenai peluang tampil di setiap pertandingan, Zaki menegaskan bahwa dirinya tidak ingin terlalu memikirkan soal menit bermain. Ia memilih fokus bekerja keras dalam latihan dan menyerahkan keputusan sepenuhnya kepada tim pelatih.
“Kalau itu saya serahkan semuanya ke pelatih, yang penting saya bisa memberikan yang terbaik untuk PSMS Medan,” tambahnya.
Meski baru bergabung, proses adaptasi Zaki di tim berjalan relatif mulus. Ia mengakui bahwa suasana ruang ganti yang kondusif serta sikap terbuka para pemain senior membuatnya cepat merasa nyaman di lingkungan PSMS Medan.
Selain itu, Zaki juga sudah tidak asing dengan beberapa pemain Ayam Kinantan, seperti Dani Saputra, Husain, dan Zaki Alim yang merupakan eks rekan setimnya di Dewa Development. Kedekatan tersebut turut mempermudah komunikasi, mempercepat proses adaptasi, serta membantu membangun chemistry di dalam tim.
| Radityo Rahardjo, Putra Asisten Pelatih PSMS Medan Legimin Dipanggil TC Timnas U-20 di Surabaya |
|
|---|
| PSMS Medan Atur Ulang Program Latihan selama Ramadan, Intensitas Dijaga Volume Dikurangi |
|
|---|
| Felipe Cadenazzi Latihan Terpisah, Pelatih PSMS Medan Eko Purdjianto Sebut hanya Kelelahan Otot |
|
|---|
| Saddam Hi Tenang Absen Latihan, Bek PSMS Medan Masih Diobservasi Usai Cedera Lawan FC Bekasi City |
|
|---|
| PSMS Medan Kembali Berlatih Usai Dua Kekalahan Beruntun, Eko Purdjianto Fokus Benahi Lini Pertahanan |
|
|---|