Polisi Evakuasi Nenek
AMRIZAL HASIBUAN, Sosok Polisi Berjibaku Evakuasi Nenek dan Cucu Pakai Gedebok Pisang❗
Aksi heroik AKP Amrizal Hasibuan berjibaku evakuasi nenek dan cucu pakai gedebok pisang.
Penulis: Muhammad Anil Rasyid | Editor: M.Andimaz Kahfi
TRIBUN-MEDAN.COM, LANGKAT - Banjir besar yang melanda 16 kecamatan di Kabupaten Langkat, Sumatera Utara sejak, Rabu (26/11/2025) kemarin hingga sampai saat ini, mulai berangsur surut.
Banyak cerita yang tersaji bahkan hingga viral pada saat banjir melanda beberapa wilayah di Kabupaten Langkat.
Seperti yang dilakukan oleh Kapolsek Pangkalan Brandan, AKP Amrizal Hasibuan saat mengevakuasi seorang nenek dan cucunya saat terjebak banjir dengan ketinggian air mencapai 4 meter.
Aksi Amrizal itupun viral di media sosial. Pasalnya ia mengevakuasi lansia tersebut menggunakan gedebok pisang.
Wartawan Tribun Medan pun berkesempatan mewawancarai Amrizal, di tengah-tengah kesibukannya membantu masyarakat pasca banjir.
"Pertama kali waktu saya sudah stand by di kantor saya di Polsek Pangkalan Brandan, yang mana sebelumnya kami sudah berjibaku 1x24 jam. Saya dikantor bersama anggota, gak berapa lama datang seorang perempuan menyampaikan bahwasanya ibunya belum terevakuasi di Gang Sekat. Dan jarak dari jalan raya lumayan jauh," kata Amrizal, Minggu (7/12/2025).
Lanjut Amrizal, dikarenakan mendapat informasi tersebut, dan ia tau banyak masyarakat yang masih terjebak, pria yang sebelumnya menjabat sebagai Kasat Narkoba Polres Dairi ini pun langsung menuju Tempat Kejadian Perkara (TKP).
"Dikarenakan seorang perempuan itu datang ke saya, jadi saya tanya lokasinya dan saya paham, kami langsung meluncur ke TKP. Saya bawa anggota saya yang masih kuat dan mentalnya yang masih sangat baik. Karena pada waktu itu semua sudah pada riuh, dan masyarakat yang tinggal di Pangkalan Brandan sudah paham situasinya pada saat itu," kata Amrizal.
"Jadi saya dan anggota berangkat menyusuri jalan yang sudah tergenang air di atas dengkul. Kami bertemu dengan seorang nelayan bernama Pak Dedek, kalau dilihat di video yang viral, dia mamakai baju warna hitam. Kebetulan itu tetangga saya. Saya tanyak dia mau kemana, ternyata mau evakuasi masyarakat, saya diajaknya. Tapi saya bilang, kita ke rumah perempuan yang datang ke polsek, ibunya belum dievakuasi di Gang Sekata, jadi pergilah kami," sambungnya.
Berbekalkan tutup fiber, Amrizal berangkat menuju lokasi. Pada waktu itu, arus terlalu deras untuk menuju Gang Sekata.
Amrizal bersama anggotanya serta seorang warga bernama Dedek, terpaksa naik ke atas rel kereta api.
Mereka susuri, dan mencarai arus yang agak tenang. Sehingga hasilnya mereka berenang menuju Gang Sekata.
Namun di tengah perjalanan saat debit air semakin tinggi, dan arus makin deras, Amrizal menemukan beberapa gedebok pisang.
"Kebetulan ada juga tali di situ, mungkin Allah SWT memberi petunjuk, kami ikat dan rakit gedebok pisang tadi. Dan tutup fiber tadi kami letakkan di atasnya, dan setelah kami rasa rapi, kami pun berjalan," ucap Amrizal.
"Gak berapa jauh, kami ketemu korban pertama sepasang suami istri dan anaknya yang masih berumur 3 tahun. Dan mereka itu berada di atas plafon di bawah seng atap, dan kondisi debit air semakin naik. Mereka pun menjerit-jerit minta tolong. Karena pada masa itu tujuannya membantu orangtua perempuan yang datang ke polsek tadi. Kita tunda, dan kami selamatkan, serta dibawa ke titik awal kami bergerak atau tempat yang aman. Dan kami pun kembali lagi dengan tujuan ke Gang Sekata," tambahnya.
| Pengembangan Gambir di Kabupaten Pakpak Bharat |
|
|---|
| Seleksi Paskibraka Pakpak Bharat 2026 – Membentuk Generasi Berkarakter Pancasila |
|
|---|
| VIRAL Siswa Ramai-ramai Kembalikan MBG, Berujung SPPG Desa Citeureup Dihentikan Sementara |
|
|---|
| Hadir Jadi Saksi Sidang Korupsi DJKA di PN Medan, Ini Kata Ketua Demokrat Sumut Lokot Nasution |
|
|---|
| SELAMAT Dari Longsor Sembahe, Surya Ginting Kehilangan Rumah dan Saudara |
|
|---|