TRIBUN WIKI

Sejarah Lengkap Hari Kebangkitan Nasional 20 Mei: Tonggak Awal Persatuan Bangsa

Pelajari sejarah Hari Kebangkitan Nasional dan lahirnya Budi Utomo. Temukan makna penting peringatan Hari Kebangkitan Nasional 2026.

Tayang:
Penulis: Array A Argus | Editor: Array A Argus
Instagram @muskitnasofficial
Museum Kebangkitan Nasional, yang terletak di Jalan Dr. Abdul Rahman Saleh No.26, Pasar Baru, Kecamatan Sawah Besar, Jakarta Pusat. Dulu gedung ini merupakan lokasi STOVIA (Sekolah Dokter Jawa), tempat berdirinya organisasi Budi Utomo pada 20 Mei 1908. 

TRIBUN-MEDAN.COM,- Setiap tanggal 20 Mei, bangsa Indonesia memperingati salah satu momen paling bersejarah, yakni Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas).

Memasuki peringatan Hari Kebangkitan Nasional 2026, sangat penting bagi kita untuk kembali merenungkan bagaimana cikal bakal semangat persatuan ini lahir.

Tahukah Anda bahwa sejarah Hari Kebangkitan Nasional tidak muncul begitu saja?

Baca juga: 100 Kata-kata atau Ucapan Hari Kebangkitan Nasional 2026 dan Twibbonnya

Peringatan penting ini berakar dari perjuangan kaum intelektual muda saat Indonesia masih berada dalam cengkeraman penjajahan Belanda.

Mari kita telusuri jejak sejarahnya yang penuh inspirasi.

HARKITNAS- Contoh ucapan Hari Kebangkitan Nasional 2026.
HARKITNAS- Contoh ucapan Hari Kebangkitan Nasional 2026. (Pinterest/pngtree)

Gagasan Cerdas di Tengah Penjajahan

Kisah ini bermula pada awal abad ke-20.

Di tengah kuatnya dominasi kolonial Belanda, muncul sebuah kesadaran baru dari kelompok pelajar Nusantara yang memiliki wawasan luas.

Baca juga: Kumpulan Twibbon Hari Kebangkitan Nasional 2026, Cocok untuk Foto WhatsApp

Salah satu tokoh kuncinya adalah Dr. Wahidin Sudirohusodo.

Ia berkeliling Jawa dan menyuarakan sebuah gagasan besar: bahwa kunci untuk membebaskan rakyat pribumi dari belenggu penindasan adalah melalui pendidikan dan peningkatan derajat kehidupan.

Pemikiran brilian ini ternyata menjadi percikan api yang menyalakan semangat pergerakan.

Lahirnya Budi Utomo: Tonggak Sejarah 20 Mei 1908

Gagasan Dr. Wahidin Sudirohusodo mendapat sambutan luar biasa dari para pemuda, khususnya para mahasiswa School tot Opleiding van Inlandsche Artsen (STOVIA) atau Sekolah Dokter Jawa di Batavia (sekarang Jakarta).

Baca juga: Contoh Pidato Hari Sumpah Pemuda 2025 yang Bisa Kamu Aransemen Sendiri

Di bawah pimpinan Dr. Soetomo beserta kawan-kawannya, para pemuda ini mengambil langkah nyata.

Tepat pada tanggal 20 Mei 1908, mereka sepakat mendirikan sebuah organisasi pergerakan bernama Budi Utomo.

Pada awalnya, Budi Utomo bertujuan mulia untuk memajukan pendidikan, kebudayaan, dan kesejahteraan masyarakat, dengan fokus utama di wilayah Jawa dan Madura.

Namun, dampaknya jauh lebih besar dari itu.

UPACARA HARKITNAS- Ilustrasi para siswa SD, SMP dan SMA saat mengikuti upacara Hari Kebangkitan Nasional 2026.
UPACARA HARKITNAS- Ilustrasi para siswa SD, SMP dan SMA saat mengikuti upacara Hari Kebangkitan Nasional 2026. (Pinterest/Besmart)

Baca juga: GEGER Kesurupan Massal Saat Upacara Sumpah Pemuda di Madiun, Belasan Siswi SMP Mendadak Histeris

Sumber: Tribun Medan
Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved