TRIBUN WIKI

Daftar Bahan Dapur Alami yang Tidak Disukai Tikus Penyebar Hantavirus

Ada 7 bahan dapur yang sangat tidak disukai oleh tikus penyebar Hantavirus. Cara menggunakannya sangat sederhana dan mudah.

Tayang:
Penulis: Array A Argus | Editor: Array A Argus
Dola AI
TIKUS PEMBAWA VIRUS- Ilustrasi tikus pembawa virus kabur karena adanya bahan dapur yang memiliki aroma kuat dan tajam. 

Bisa juga dihancurkan menjadi serbuk lalu ditaburkan.

Ganti seminggu sekali agar tetap ampuh.

5. Cengkeh

Cengkeh memiliki kadar eugenol yang sangat tinggi, zat yang baunya sangat kuat, tajam, dan sedikit pedas.

Bagi tikus, aroma ini sangat mengganggu hingga ke sistem saraf pusat mereka, membuat mereka pusing dan tidak tenang.

Menurut penelitian, efektivitas cengkeh bahkan lebih tinggi dibanding bawang putih, karena baunya bertahan sangat lama dan sangat dibenci hampir semua jenis hewan pengerat.

Cara penggunaan:Taruh biji cengkeh utuh di sudut ruangan atau di dalam wadah kecil di lemari makanan.

Atau teteskan minyak cengkeh pada bola kapas, letakkan di jalur tikus.

Cukup sedikit saja, aromanya sudah sangat kuat dan awet hingga 1–2 minggu.

6. Kayu Manis

Kayu manis mengandung zat kumarin dan minyak atsiri yang beraroma manis namun tajam dan pedas.

Bagi manusia baunya wangi dan hangat, tapi bagi tikus aroma ini sangat mengganggu indra penciuman dan membuat mereka sulit bernapas dengan nyaman.

Keunggulannya, sangat aman digunakan di dekat makanan, tidak merusak benda, dan sekaligus membuat ruangan wangi.

Cara penggunaan:

Gunakan batang kayu manis utuh atau bubuk kayu manis.

Taburkan bubuk di sudut dapur atau ikat batang kayu manis lalu gantungkan di lemari atau sudut ruangan.

Ganti sebulan sekali atau saat baunya mulai hilang.

7. Minyak Kayu Putih / Minyak Peppermint

Kayu putih mengandung mentol dan cineol yang menghasilkan aroma dingin, tajam, dan menyengat.

Bau ini sangat ampuh menutupi bau makanan yang ada di dapur, sehingga tikus tidak bisa mencium bau makanan dan kehilangan ketertarikan datang ke sana.

Selain itu, sensasi dingin dan tajam ini membuat tikus merasa pusing dan tidak nyaman berlama-lama di tempat tersebut.

Cara penggunaan:

Teteskan 3–5 tetes minyak kayu putih atau peppermint ke bola kapas atau kain kecil, lalu letakkan di celah dinding, bawah lemari, atau jalur masuk tikus.

Ulangi setiap 3–4 hari agar aromanya tetap kuat.

Dengan memanfaatkan bahan-bahan dapur di atas, Anda tidak hanya mengusir tikus secara aman dan alami, tetapi juga sekaligus menjaga kebersihan dan kesehatan keluarga dari ancaman Hantavirus dan penyakit lain yang dibawa hewan pengerat ini. 

Kuncinya adalah rutin mengganti bahan agar aroma penolak tetap terjaga, serta tetap menjaga kebersihan dapur dan menutup rapat makanan agar hasilnya lebih maksimal dan bertahan lama.(ray/tribun-medan.com)

Baca berita TRIBUN MEDAN lainnya di Google News

Ikuti juga informasi lainnya di FacebookInstagram dan Twitter dan WA Channel

Berita viral lainnya di Tribun Medan 

Halaman 4/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved