TRIBUN WIKI
Lokasi Demo Hari Buruh atau May Day di Medan dan Lokasi Rawan Macet
Tanggal 1 Mei 2026 akan berlangsung demo Hari Buruh atau May Day di Kota Medan. Sasaran demo adalah Kantor Gubernur Sumut.
Penulis: Array A Argus | Editor: Array A Argus
Lokasi yang strategis di tengah kota kerap dimanfaatkan untuk menjadi lokasi kumpul para buruh.
Baca juga: 20 Ide Kegiatan Hari Buruh Internasional yang Lebih Produktif
Lokasi Rawan Macet
Bagi masyarakat yang beraktivitas di pusat kota, penting untuk mengetahui lokasi rawan macet saat demo Hari Buruh agar bisa mengatur perjalanan dengan lebih efisien.
Sejumlah titik di Medan kerap menjadi pusat kemacetan saat aksi May Day berlangsung.
Kawasan Lapangan Merdeka Medan biasanya menjadi salah satu titik paling padat karena sering dijadikan lokasi berkumpul massa.
Baca juga: Link Twibbon Hari Buruh Internasional 1 Mei 2025 Beserta Sejarah Singkatnya
Selain itu, Jalan Pangeran Diponegoro, yang menjadi lokasi Kantor Gubernur Sumatera Utara dan DPRD Sumut, juga hampir selalu dipenuhi massa aksi, sehingga lalu lintas di jalur ini cenderung tersendat bahkan dialihkan secara situasional.
Rute long march buruh juga menjadi penyebab utama kepadatan kendaraan.
Massa biasanya bergerak dari Istana Maimun melewati Jalan Letjen Suprapto menuju Kantor Gubernur Sumut.
Selain itu, Bundaran Air Mancur di Jalan Gatot Subroto menuju DPRD Sumut juga kerap dilalui peserta aksi.
Pergerakan massa dalam jumlah besar di jalur-jalur utama ini membuat kemacetan sulit dihindari, terutama pada jam-jam sibuk.
Tidak hanya itu, beberapa titik tambahan seperti Kantor Wali Kota Medan dan kawasan industri KIM 1 dan KIM 2 juga bisa menjadi pusat keramaian tergantung agenda aksi buruh.
Pada peringatan May Day sebelumnya, tercatat ada beberapa lokasi kegiatan yang tersebar, termasuk di kawasan GSG Astaka Pancing.
Meski pengamanan dilakukan secara situasional tanpa penutupan jalan besar-besaran, arus lalu lintas tetap mengalami gangguan di sejumlah ruas.
Untuk menghindari kemacetan saat demo Hari Buruh di Medan, masyarakat disarankan memilih jalur alternatif dan menghindari area pusat kota sejak pagi hingga siang hari.
Selain itu, penting untuk selalu memantau informasi terbaru dari Dinas Perhubungan Medan maupun Polda Sumatera Utara terkait rekayasa lalu lintas.
Dengan perencanaan yang tepat, aktivitas tetap bisa berjalan lancar meski ada aksi May Day.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/01052024_AKSI-HARI-BURUH_ABDAN-SYAKURO-8.jpg)