TRIBUN WIKI

Ide Kegiatan dan Aksi Nyata pada Momen Hari Bumi 22 April 2026

Satu diantara tindakan nyata yang bisa dijadikan ide kegiatan Hari Bumi 2026 adalah menanam pohon. Selain itu menghemat energi listrik.

Penulis: Array A Argus | Editor: Array A Argus
TRIBUN MEDAN/ABDAN SYAKURO
Sejumlah aktivis lingkungan melakukan long march saat aksi memperingati Hari Bumi di kawasan Lapangan Merdeka, Kota Medan, Senin (22/4/2024). Aksi long march dan teatrikal tersebut dalam rangka memperingati Hari Bumi setiap 22 April. 

Kegiatan ini bisa dilakukan di berbagai tempat, mulai dari halaman rumah, sekolah, hingga ruang terbuka hijau di perkotaan.

Mengajak keluarga atau teman untuk ikut serta akan membuat aktivitas ini lebih menyenangkan sekaligus menanamkan nilai kepedulian lingkungan sejak dini.

Grand Mercure Medan Angkasa mengusung konsep Clean Up Day #AccorEarthDay #NoMorePlasticHere dengan kegiatan pemungutan sampah plastik di sepanjang jalan menuju Lapangan Merdeka Medan, pada Kamis (12/5/2022).
Grand Mercure Medan Angkasa mengusung konsep Clean Up Day #AccorEarthDay #NoMorePlasticHere dengan kegiatan pemungutan sampah plastik di sepanjang jalan menuju Lapangan Merdeka Medan, pada Kamis (12/5/2022). (TRIBUN MEDAN/HO)

Gotong Royong Bersih Lingkungan

Gotong royong membersihkan lingkungan adalah cara sederhana namun efektif untuk merayakan Hari Bumi.

Kegiatan ini bisa dilakukan di area sekitar rumah, pantai, sungai, atau tempat umum lainnya yang sering dipenuhi sampah.

Baca juga: Bedah Buku “Diutus Melintasi Batas” Hadirkan Ruang Refleksi Iman dan Literasi di Toba

Selain membuat lingkungan lebih bersih, kegiatan ini juga meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga kebersihan.

Tak hanya sekadar memungut sampah, kegiatan ini juga bisa menjadi sarana edukasi tentang pentingnya memilah dan mendaur ulang sampah.

Dengan melibatkan banyak orang, dampak yang dihasilkan akan jauh lebih besar dan berkelanjutan.

Mengurangi Penggunaan Plastik Sekali Pakai

Salah satu fokus utama Hari Bumi 2026 adalah mengurangi penggunaan plastik sekali pakai. Langkah ini bisa dimulai dari kebiasaan kecil, seperti membawa tumbler, tas belanja kain, dan menolak penggunaan sedotan plastik. 

Meskipun terlihat sederhana, kebiasaan ini dapat mengurangi jumlah sampah plastik secara signifikan.

Baca juga: Terinspirasi Inge Fang, Icha Yang Sukses Menembus Industri Musik Tiongkok

Gerakan ini juga dikenal dengan kampanye “Planet vs Plastik” yang mendorong masyarakat untuk lebih sadar terhadap dampak buruk plastik bagi lingkungan.

Dengan konsistensi, perubahan kecil ini bisa menjadi gaya hidup yang berdampak besar bagi bumi.

Aktivitas Kreatif

Lomba Mewarnai atau Pidato Bertema Lingkungan

Mengadakan lomba mewarnai atau pidato bisa menjadi cara kreatif untuk memperingati Hari Bumi, terutama di lingkungan sekolah.

Anak-anak dapat mengekspresikan kepedulian mereka terhadap lingkungan melalui gambar atau kata-kata yang inspiratif.

Kegiatan ini juga dapat meningkatkan kreativitas sekaligus pemahaman mereka tentang pentingnya menjaga bumi.

Baca juga: Alasan 2 Pelaku Tikam Nus Kei hingga Tewas, Dendam di Balik Penyebab Kematian Saudaranya

Selain itu, lomba pidato bertema lingkungan dapat melatih kemampuan komunikasi sekaligus menyebarkan pesan positif kepada orang lain.

Sumber: Tribun Medan
Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved