TRIBUN WIKI
Niat Zakat Fitrah, Bahasa Arab, Latin dan Juga Artinya yang Dapat Diamalkan
Bacaan niat zakat fitrah adalah Nawaytu an ukhrija zakaata al-fitri ‘an nafsi fardhan lillahi ta’ala.
Penulis: Array A Argus | Editor: Array A Argus
TRIBUN-MEDAN.COM,- Bacaan niat zakat menjadi bagian penting saat melaksanakan zakat fitrag.
Zakat sendiri merupakan rukun Islam keempat yang wajib ditunaikan oleh setiap Muslim yang telah memenuhi syarat, baik dari segi kepemilikan harta, nisab, maupun haul.
Selain memahami niat zakat, umat Islam juga dianjurkan mengetahui doa saat menerima zakat serta ketentuan zakat fitrah agar pelaksanaannya benar dan sesuai tuntunan syariat.
Baca juga: Idul Fitri 2026 Berapa Hijriah? Simak Tanggal Merah, Libur Nasional Bulan Maret
Secara umum, zakat adalah kewajiban mengeluarkan sebagian harta untuk diberikan kepada golongan yang berhak menerimanya.
Dalam Al-Qur’an Surah At-Taubah ayat 60 dijelaskan ada delapan golongan penerima zakat (asnaf), yakni fakir, miskin, amil, mualaf, riqab, gharimin, fisabilillah, dan ibnus sabil.
Ketentuan ini menunjukkan bahwa zakat bukan sekadar ibadah personal, melainkan sistem sosial yang telah diatur dengan jelas dalam Islam.
Kewajiban zakat ditegaskan dalam berbagai ayat, di antaranya Surah Al-Baqarah ayat 43 yang memerintahkan umat Islam untuk mendirikan salat dan menunaikan zakat.
Baca juga: Muhammadiyah Idul Fitri 20 Maret 2026, Pemerintah Sidang Isbat 19 Maret 2026
Perintah ini menempatkan zakat sejajar dengan salat sebagai ibadah utama.
Melalui zakat, seorang Muslim tidak hanya menunjukkan ketaatan kepada Allah SWT, tetapi juga kepedulian terhadap sesama.
Salah satu jenis zakat yang paling dikenal adalah zakat fitrah, yang wajib ditunaikan setiap Muslim menjelang Hari Raya Idul Fitri.
Zakat fitrah bertujuan menyucikan diri setelah menjalani ibadah puasa Ramadan, serta membantu fakir miskin agar mereka dapat merasakan kebahagiaan di hari raya.
Baca juga: Muhammadiyah Idul Fitri 20 Maret 2026, Pemerintah Sidang Isbat 19 Maret 2026
Besarannya umumnya setara dengan satu sha’ bahan makanan pokok, atau jika diuangkan disesuaikan dengan harga beras di daerah setempat.
Manfaat zakat sangat luas, baik secara spiritual maupun sosial.
Bagi pemberi, zakat membersihkan harta dan jiwa dari sifat kikir serta menumbuhkan rasa syukur.
Sementara bagi penerima, zakat membantu memenuhi kebutuhan dasar dan menjaga martabat hidup.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/penerima-zakat-dari-Zakat-Foundation-America.jpg)