Ramadan 2026

Niat Puasa Ramadan Arab, Latin dan Artinya, Beserta Kapan Harus Dibaca

Para ulama sepakat bahwa niat puasa Ramadan harus dilakukan pada malam hari, sejak setelah Magrib hingga sebelum Subuh.

Penulis: Array A Argus | Editor: Array A Argus
Pinterest/FreePixel
SAHUR- Ilustrasi pelaksanaan sahur Ramadan bersama keluarga di rumah. 

TRIBUN-MEDAN.COM,- Memasuki bulan Ramadan, umat Islam dianjurkan memahami pentingnya bacaan niat puasa Ramadhan sebelum menjalankan ibadah puasa.

Niat menjadi fondasi utama dalam setiap ibadah, termasuk puasa.

Tanpa niat, puasa yang dijalankan sejak terbit fajar hingga terbenam matahari tidak memiliki nilai ibadah di sisi Allah SWT.

Karena itu, memahami makna dan kedudukan niat menjadi hal yang sangat penting bagi setiap Muslim.

Baca juga: Jadwal Imsakiyah 1 Ramadan 2026 Kota Medan: Waktu Sahur dan Buka Puasa 19 Februari 2026

JADWAL IMSAKIYAH- Ilustrasi jadwal imsakiyah pelaksanaan puasa Ramadan 1447 Hijriah.
JADWAL IMSAKIYAH- Ilustrasi jadwal imsakiyah pelaksanaan puasa Ramadan 1447 Hijriah. (Pinterest)

Dalam sejumlah riwayat berdasarkan hadis Rasulullah SAW disebutkan, “Innamal a’malu binniyat” yang artinya setiap amal perbuatan bergantung pada niatnya.

Hadis ini menegaskan bahwa sah atau tidaknya suatu ibadah sangat ditentukan oleh niat yang ada di dalam hati. Para ulama sepakat bahwa niat merupakan rukun puasa.

Artinya, tanpa adanya niat di dalam hati, maka puasa tidak sah meskipun seseorang menahan lapar dan haus seharian penuh.

Adapun melafalkan bacaan niat puasa Ramadan secara lisan, hukumnya adalah sunnah.

Membaca niat dengan ucapan bukanlah syarat sah puasa, melainkan anjuran.

Baca juga: 90 Ucapan Maaf Sebelum Ramadan 2026, untuk Orang Tua, Teman, Rekan Kerja

Tujuannya agar hati menjadi lebih mantap, fokus, dan semakin sadar bahwa ia sedang menjalankan ibadah puasa karena Allah SWT.

Dengan melafalkan niat, seseorang juga lebih terhindar dari keraguan atau lupa dalam menetapkan niat puasanya.

Oleh karena itu, sebelum memasuki waktu Subuh, setiap Muslim hendaknya memastikan niat puasa telah tertanam di dalam hati.

Melafalkannya secara lisan dapat menjadi bentuk ikhtiar untuk memperkuat keyakinan dan kesungguhan dalam beribadah.

Dengan niat yang tulus dan benar, puasa Ramadan tidak hanya sah secara hukum, tetapi juga bernilai pahala dan membawa keberkahan.

Baca juga: Hasil Sidang Isbat Awal Puasa Ramadhan, Pemerintah 19 Februari 2026, Naqsabandiyah 17 Februari 2026

BERMAFAN- Ilustrasi dua orang muslimah sedang bermaaf-maafan.
BERMAFAN- Ilustrasi dua orang muslimah sedang bermaaf-maafan. (Pinterest/Flickr)

Dalil Beserta Waktu yang Tepat Membaca Niat Puasa Ramadhan

Niat Puasa Ramadhan menjadi salah satu yang sering diucapkan di bulan Ramadan

Sumber: Tribun Medan
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved