Khutbah Jumat

Khutbah Jumat Bulan Syaban, Meneladani Kebiasaan Rasulullah Menyambut Ramadhan

Satu contoh khutbah Jumat bulan Syaban berisi tentang materi kebiasaan yang dilakukan oleh Rasulullah selama bulan Syaban.

Editor: Array A Argus
Pinterest
KHUTBAH JUMAT- Ilustrasi seorang khatib sedang menyampaikan khutbah Jumat di atas mimbar. 

TRIBUN-MEDAN.COM,- Tribunners, ulasan kali ini akan menyuguhkan contoh teks khutbah Jumat bulan Syaban.

Seperti diketahui bersama, bahwa bulan Syaban termasuk bulan haram yang dimuliakan dalam Islam.

Rasulullah pernah mengatakan, bahwa di bulan Syaban ini amal manusia akan diangkat ke hadapan Allah S.W.T.

Baca juga: Khutbah Jumat 9 Januari 2026, Bersiap Menyambut Ramadhan di Bulan Syaban

KHUTBAH JUMAT- Ilistrasi seorang ulama sedang menyampaikan khutbah di atas mimbar.
KHUTBAH JUMAT- Ilistrasi seorang ulama sedang menyampaikan khutbah di atas mimbar. (Pinterest)

Oleh karena itu, ketika bulan Syaban tiba, Rasulullah melakukan sejumlah amalan untuk meningkatkan amal pahalanya di hadapan Allah S.W.T.

Satu diantara amalan yang selalu dianjurkan Rasulullah adalah puasa sunnah.

Menurut Nabi Muhammad S.A.W, puasa sunnah ini pahalanya sangat luar biasa apabila dikerjakan.

Baca juga: Teks Khutbah Jumat 9 Januari 2026 Tentang Kesabaran Menghadapi Musibah

Oleh sebab itu, ketika bulan Syaban tiba, Rasulullah akan melaksanakan puasa sunnah, dengan harapan ketika amal Nya diangkat, maka Nabi sedang dalam keadaan baik mengerjakan puasa.

Nah, pada materi khutbah Jumat bulan Syaban ini, kami akan coba suguhkan contoh teks yang berhubungan dengan kebiasaan Rasulullah tersebut.

Tujuannya tentu saja agar apa yang dikerjakan oleh Rasulullah diikuti umat Islam.

Baca juga: Khutbah Jumat Bulan Rajab 26 Desember 2025, Mengambil Hikmah Bulan Rajab

Contoh khutbah Jumat bulan Syaban

Khubah 1

اَلسَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهْ اَلْحَمْدُ للهِ الْوَاحِدِ الْقَهَّارْ، اَلْعَزِيْزِ الْغَفَّارْ، مُكَوِّرِ اللَّيْلِ عَلَى النَّهَارْ، تَذْكِرَةً لِأُولِى الْقُلُوْبِ وَالْأَبْصَارْ، وَتَبْصِرَةً لِّذَوِي الْأَلْبَابِ وَالْإِعْتِبَارْ. أَشْهَدُ أَنْ لَاۧ إِٰلهَ إِلاَّ اللهُ وَحْدَهُ لَا شَرِيْكَ لَهْ، وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ سَيِّدُ الْخَلاَئِقِ وَالْبَشَرْ. اَللّٰهُمَّ صَلِّ وَسَلِّمْ عَلٰى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ نُوْرِ الْأَنْوَارْ، وَعَلَى أٰلِهِ وَصَحْبِهِ الْأَطْهَارْ. أَمَّا بَعْدُ فَيَآأَيُّهَا الْمُسْلِمُوْنَ! أُوْصِيْكُمْ وَنَفْسِيْ بِتَقْوَى اللهِ وَطَاعَتِهِ فَقَدْ فَازَ مَنِ اتَّقَى. فَقَالَ اللهُ تَعَالَى فِيْ كِتَابِهِ الْكَرِيْمِ فِيْ سُوْرَةِ الْبَقَرَةِ: أَعُوْذُ بِاللهِ مِنَ الشَّيْطَانِ الرَّجِيْمِ، بِسْمِ اللهِ الرَّحْمٰنِ الرَّحِيْمِ وَتُوبُوْا إِلَى اللهِ جَمِيْعًا أَيُّهَا الْمُؤْمِنُوْنَ لَعَلَّكُمْ تُفْلِحُوْنَ صَدَقَ اللهُ الْعَظِيْمُ

KHUTBAH- Seorang ulama di Mekkah sedang menyampaikan khutbah di depan umat muslim.
KHUTBAH- Seorang ulama di Mekkah sedang menyampaikan khutbah di depan umat muslim. (Pinterest)

Ma`âsyiral Muslimîn jamaah shalat Jumat hafidhakumullâh,

Baca juga: Contoh Teks Khutbah Jumat 5 September 2025 Tentang Maulid Nabi Muhammad dengan Tema Cinta dan Rahmat

Pada kesempatan yang mulia ini marilah kita tingkatkan kualitas takwa kita, di antaranya dengan berusaha sungguh-sungguh untuk meningkatkan amal kebaikan di bulan Sya'ban. Di antara cara yang kita lakukan adalah meraih keberkahan di bulan Sya'ban dengan cara menekankan substansi puasa. Mengapa kita harus sungguh-sungguh meningkatkan amal kebaikan di bulan Sya'ban dengan cara menekankan substansi puasa?

Ini karena Sya'ban, bulan ke-8 dalam kalender Hijriyah adalah bulan yang mulia dan utama, yang mendapatkan perhatian Nabi Muhammad shallallahu 'alaihi wasallam. Rasulullah telah mengingatkan kepada kita tentang pentingnya bulan Sya'ban ini, yang banyak orang melupakannya atau tidak memperhatikannya. Dalam sebuah hadits disebutkan:

Baca juga: Teks Khutbah Jumat 4 Juli 2025 yang Mengajak Umat Islam untuk Tidak Berbuat Zalim

عَنْ أُسَامَةَ بْنِ زَيْدٍ رَضِيَ اللهُ عَنْهُمَا قَالَ: قُلْتُ: يَا رَسُوْلَ اللهِ!، لَمْ أَرَكَ تَصُوْمُ مِنْ شَهْرٍ مِنَ الشُّهُوْرِ مَا تَصُوْمُ مِنْ شَعْبَانَ؟ قَالَ: ذٰلِكَ شَهْرٌ يَغْفُلُ النَّاسُ عَنْهُ، بَيْنَ رَجَبَ وَرَمَضَانَ، وَهُوَ شَهْرٌ تُرْفَعُ فِيْهِ اْلأَعْمَالُ إِلَى رَبِّ اْلعَالَمِيْنَ. فَأُحِبُّ أَنْ يُّرْفَعَ عَمَلِيْ وَأَنَا صَائِمٌ

Artinya: "Dari Usâmah bin Zaid ra. ia berkata: aku bertanya: Wahai Rasulullah, aku tidak pernah melihat engkau (memperbanyak) berpuasa pada suatu bulan pun sebagaimana engkau berpuasa pada bulan Sya'ban? Beliau menjawab: (Sya'ban) itu adalah bulan di mana manusia melupakannya (tidak memperhatikannya), antara Rajab dan Ramadhan, padahal ia adalah bulan di mana diangkat dan dilaporkanlah semua amal perbuatan manusia kepada Tuhan semesta alam. Oleh karena itulah aku senang amalku akan dilaporkan ketika aku sedang berpuasa." (HR. al-Nasâ'î)

Baca juga: Teks Khutbah Jumat 27 Juni 2025 atau 1 Muharram 1447 Hijriah di Momen Tahun Baru Islam

Sumber: Tribun Cirebon
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved