Film Bioskop
Ending Film Alas Roban Banyak Dibicarakan Penonton, Ini Alasannya
Ending film Alas Roban berakhir klimaks, dimana Sita dan Gendis harus menghadapi perjanjian dengan penunggu hutan.
Penulis: Array A Argus | Editor: Array A Argus
Ringkasan Berita:
- Film horor Indonesia Alas Roban ramai diperbincangkan kritikus dan penonton, terutama karena ending ceritanya yang dianggap berbeda dan berkesan
- Film ini mengangkat mitos urban dan kejadian nyata di kawasan Alas Roban, Batang, Jawa Tengah, yang dikenal sebagai “jalur tengkorak”
- Ending film dinilai klimaks dan emosional, memadukan horor psikologis, mitos lokal, dan drama ibu-anak, sehingga dianggap logis, menyentuh, dan unik dibanding film horor konvensional
TRIBUN-MEDAN.COM,- Kritikus dan penonton film bioskop Indonesia ramai membicarakan ending film Alas Roban.
Alas Roban adalah film horor yang diangkat dari mitos urban legendaris dan kejadian nyata di jalur Pantura Jawa Tengah, khususnya di Kabupaten Batang.
Kawasan ini dikenal sebagai 'jalur tengkorak', karena seringkali terjadi insiden kecelakaan yang diluar nalar.
Baca juga: Sinopsis Film Unexpected Family, Dibintangi Jackie Chan yang Bikin Meneteskan Air Mata
Banyak anggapan, bahwa Alas Roban merupakan kawasan angker dan mistis.
Ada beberapa kisah menyeramkan yang diungkap oleh para sopir, ketika melintas di kawasan Alas Roban ini.
Oleh karena itu, Hadrah Daeng Ratu, sang sutradara kemudian melakukan riset di kawasan Alas Roban.
Ia tak hanya meriset soal kisah-kisah mistis di lokasi, tapi juga bagaimana kehidupan sosial masyarakatnya.
Baca juga: Sinopsis dan Spoiler Film 28 Years Later: The Bone Temple yang Makin Seru
Ketika film Alas Roban ini tayang di bioskop pada 16 Januari 2026 kemarin, masyarakat yang penasaran dengan ceritanya pun kemudian ramai-ramai ingin menyaksikan kisah mistis, yang mengangkat cerita perjuangan seorang ibu yang berusaha menyelamatkan anaknya dari teror gaib.
Cerita ending film Alas Roban
Sejumlah penonton yang telah menyaksikan film Alas Roban menyebut bahwa kisah ini berakhir klimaks, dimana karakter utama, seperti Sita dan anaknya Gendis, menghadapi perjanjian dengan penunggu hutan melalui ritual kuno.
Baca juga: Sinopsis Drama China Cinta Tersembunyi yang Kini Tayang di Trans 7
Mereka harus memecahkan teka-teki terkait jasad yang dibuang di masa lalu, termasuk korban Petrus era 80-an dan kecelakaan bus, untuk membebaskan diri sebelum fajar.
Endingnya menyentuh hati dengan unsur drama ibu-anak, diiringi lagu "Bintang Kehidupan" milik Nike Ardilla, dan terasa logis serta mengharukan.
Baca juga: Sinopsis The Housemaid, Film Thriller Psikologis Penuh Misteri
Tidak seperti film horor pada umumnya yang bergantung pada jump scar berulang atau penampakan hantu secara langsung, Alas Roban membangun ketakutan melalui atmosfer isolasi hutan, teror psikologis, dan karakter trauma pribadi.
Berfokus pada mitos lokal Jawa, sejarah kelam seperti pembuangan jenazah, serta elemen drama keluarga menjadikannya lebih mendalam dari sekadar gore atau kejar-kejaran gaib.
Beberapa review menyebut endingnya mirip Insidious tapi unik karena menyatukan horor dengan kehangatan emosional.
Baca juga: Sinopsis Greenland 2: Migration, Kisah Bertahan Hidup dari Bencana Dahsyat
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/ending-film-Alas-Roban.jpg)