TRIBUN WIKI

Profil Aizzudin, Ketua Bidang Ekonomi PBNU yang Diperiksa KPK Pernah Aktif di HKTI

Aizzudin Abdurrahman atau biasa disapa Gus Aiz lahir pada tanggal 1 Mei 1979 di Jombang, Jawa Timur.

Penulis: Array A Argus | Editor: Array A Argus
Instagram @pagarnusa.or.id
DIPERIKSA KPK- Aizzudin Abdurrahman, Ketua Bidang Ekonomi PBNU diperiksa KPK kasus dugaan korupsi kuota haji. 

Ringkasan Berita:

 

TRIBUN-MEDAN.COM,- Aizzudin Abdurrahman atau yang biasa disapa Gus Aiz merupakan petinggi di organisasi Nahdlatul Ulama (NU).

Ia dipercaya menjabat sebagai Ketua Bidang Ekonomi PBNU (Pengurus Besar Nahdlatul Ulama) sejak tahun 207.

Pada Januari 2026, Aizzudin diperiksa penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Baca juga: Profil Puteri Modiyanti, Putri Sandy Harun yang Diklaim Sebagai Anak Tommy Soeharto

Ia diperiksa sebagai saksi kasus dugaan korupsi kuota haji tahun 2023-2024 yang melibatkan mantan Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas.

Dalam perkara ini, Yaqut Cholil Qoumas yang pernah menjabat sebagai Ketua Umum GP Ansor telah dijadikan tersangka.

Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo membenarkan pihaknya telah memanggil dan memeriksa Aizzudin Abdurrahman.

Selain Aizzudin, KPK juga memeriksa sejumlah kader NU.

Baca juga: Profil Rizki Juniansyah, Baru Dua Bulan Jadi TNI AL Langsung Lompat Berpangkat Kapten

Mereka yang dipanggil dan diperiksa KPK diantaranya Wakil Katib Syuriyah PWNU DKI Jakarta, Muzaki Kholis.

Namun, KPK tak merinci apa saja hasil pemeriksaan Aizzudin ini.

Profil Aizzudin Abdurrahman

Aizzudin Abdurrahman atau biasa disapa Gus Aiz lahir pada tanggal 1 Mei 1979 di Jombang, Jawa Timur.

Ia adalah putra dari KH. Abdurrahman Utsman, dan cucu Hadratussyaikh KH. Hasyim Asy'ari, pendiri Pondok Pesantren Tebuireng dan Nahdlatul Ulama (NU).

Baca juga: Profil Damai Hari Lubis, Eks Kadiv Hukum PA 212 Mendadak Temui Jokowi Usai Jadi Tersangka

Pria yang karib disapa Gus Aiz ini menikah dengan Hj. Neyla Saida Anwar, putri KH. Anwar Iskandar.

Adapun latar pendidikannya, Guz Aiz ini menyelesaikan pendidikan usia dini di SDN Manisrenggo Kediri (1992).

Ia kemudian melanjutkan pendidikan di MTsN Kediri I (1995), lalu ke MAN 2 Kediri (1996), dan MASS Tebuireng Jombang (1997).

Sumber: Tribun Medan
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved