Hukum Islam

Pesta Kembang Api Tahun Baru Masehi Menurut Hukum Islam, Kenali Batasnya

Ulama Islam mengimbau agar umat muslim tidak meniru apa yang dilakukan umat non muslim menyangkut perayaan Tahun Baru Masehi

Penulis: Array A Argus | Editor: Array A Argus
TikTok/YouTube Al Bahjah-TV
PENCERAMAH KONDANG- Kolase foto dua penceramah kondang Ustaz Abdul Somad dan Buya Yahya. 

Ringkasan Berita:
  • Ustaz Abdul Somad dan Buya Yahya mengatakan bahwa Islam tidak pernah mengajarkan tentang perayaan malam Tahun Baru Masehi
  • Perayaan malam Tahun Baru Masehi bukanlah budaya Islam, melainkan budaya non muslim
  • Umat Islam pun diimbau untuk tidak ikut-ikutan dalam melakukan kebiasaan yang tidak pernah diajarkan oleh agama

 

TRIBUN-MEDAN.COM,- Sebentar lagi tahun 2025 akan berakhir dan masuk pada tahun baru 2026.

Di Indonesia, beberapa orang seringkali merayakan Tahun Baru Masehi dengan berbagai kegiatan.

Ada yang merayakannya dengan menipu terompet, memanggang ikan dan ayam, ataupun membakar kembang api.

Lalu, bagaimana Hukum Islam memandang ini?

Baca juga: Hukum Islam Mengenai Kumpul Kebo, Alquran Surat Al Isra Ayat 32 Tegas Melarang

Bolehkan umat Islam merayakan Tahun Baru Masehi atau mengadakan pesta kembang api.

Beberapa ulama sepakat, bahwa merayakan Tahun Baru Masehi bukanlah termasuk dalam ajaran Islam.

OIeh karena itu, umat Islam diimbau untuk tidak ikut-ikutan merayakan malam Tahun Baru Masehi.

Alasannya cukup kuat. Sebab, ada budaya buruk yang bisa saja timbul selama perayaan malam Tahun Baru Masehi.

Misalnya saja mabuk-mabukan, dan juga berzinah.

Baca juga: Hukum Islam Umrah dengan Uang Haram Seperti Eks Pegawai Komdigi Rajo Emirsyah Apakah Sah?

Penjelasan Ulama

Ustaz Abdul Somad atau UAS pernah menjelaskan tentang Hukum Islam mengenai perayaan Tahun Baru Masehi.

UAS menjelaskan, bahwa Islam tidak pernah mengajarkan umatnya merayakan Tahun Baru Masehi.

UAS mengakui, bahwa umat Islam memang menggunakan kalender Masehi, sebagaimana penggunaan kalender Hijriah.

Namun, jika sudah menyangkut ibadah dan ritual, maka perayaan Tahun Baru Masehi tidak boleh dilakukan.

TABLIGH AKBAR- Ustaz Abdul Somad saat menghadiri acara Tabligh Akbar di Zam-Zam Tower dalam program Umroh Akbar bersama Uas edisi Februari 2025.
TABLIGH AKBAR- Ustaz Abdul Somad saat menghadiri acara Tabligh Akbar di Zam-Zam Tower dalam program Umroh Akbar bersama Uas edisi Februari 2025. (Instagram @ustadzabdulsomad_official)

Baca juga: 14 Februari Hari Kasih Sayang, Begini Hukum Islam Menurut Buya Yahya

"Ketika masuk dalam ritual, ibadah, menyala-nyalakan lilin, apalagi membuang waktu percuma. Apalagi sampai membawa anak gadis orang yang bukan mahram, oleh sebab itu maka kita jaga (untuk tidak merayakan Tahun Baru Masehi)," kata UAS, seperti ceramahnya diunggah kanal Youtube Tsaqofah TV, dilihat Selasa (30/12/2025).

Sumber: Tribun Medan
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved