TRIBUN WIKI
Profil Bonatua Silalahi, Orang Batak yang Gugat KPU ke KIP soal Ijazah Jokowi
Dr. Bonatua Silalahi, M.E., S.Si., lahir di Medan pada 20 Mei 1977, adalah akademisi, konsultan kebijakan publik dan peneliti independen.
Ringkasan Berita:
- Bonatua Silalahi merupakan seorang akademisi dan konsultan kebijakan publik
- Ia menggugat Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI ke Komisi Informasi Pusat (KIP) terkait salinan ijazah Jokowi dari Universitas Gadjah Mada, yang dianggap menyembunyikan hal penting
- Kasus ijazah Jokowi masih berlanjut hingga kini, dengan beberapa pihak yang menuding ijazah palsu sudah ditetapkan sebagai tersangka.
TRIBUN-MEDAN.COM,- Sosok Bonatua Silalahi kembali mencuri perhatian publik terkait masalah ijazah Jokowi.
Bonatua Silalahi adalah seorang akademisi, konsultan kebijakan publik, dan peneliti independen berbasis di Jakarta Timur, Indonesia.
Ia merupakan orang yang menggugat Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI ke Komisi Informasi Pusat (KIP).
Bonatua Silalahi menggugat KPU, karena menilai ada penting yang disembunyikan dalam salinan ijazah kelulusan Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) dari Universitas Gadjah Mada (UGM).
Baca juga: Profil Masinton Pasaribu, Bupati Tapanuli Tengah Bekas Pekerja Lepas Pelabuhan Belawan
Dalam hal ini saya menang sebenarnya. Karena memang ANRI itu dari awal tidak menguasai saya hanya butuh pernyataan tercatat di komisi informasi pusat, lembaga negara, bahwa ANRI tidak menguasai dan sudah ada pengakuan dari KPU sendiri dan ini akan berita acaranya ya,” ujar Bonatua.
Lebih lanjut, Bonatua menambahkan bahwa dirinya hanya membutuhkan pernyataan tercatat di Komisi Informasi Pusat dan itu akan ada di berita acara.
Sampai hari ini, kisruh ijazah Jokowi ini masih berlanjut.
Beberapa pihak yang menuding bahwa ijazah Jokowi palsu pun kini sudah dijadikan tersangka.
Baca juga: Profil Ephorus HKBP Pdt Victor Tinambunan yang Serukan Tolak Bantuan Perusahaan Perusak Lingkungan
Profil Bonatua Silalahi
Dr. Bonatua Silalahi, M.E., S.Si., lahir di Medan pada 20 Mei 1977.
Bila dilihat dari namanya, Bonatua Silalahi adalah orang Batak.
Sebab, Silalahi termasuk dalam marga Batak yang ada di Sumatera Utara.
Baca juga: Profil Letjen TNI Widi Prasetijon, Orang Dekat Jokowi Diperiksa Kejati Jateng Kasus Dugaan TPPU
Bonatua Silalahi selama ini dikenal sebagai akademisi, konsultan kebijakan publik, dan peneliti independen berbasis di Jakarta Timur, Indonesia.
Ia dikenal sebagai pengamat transparansi informasi publik, aktivis keterbukaan data, dan penggugat isu pemilu terkait autentikasi ijazah pejabat negara.
Adapun latar pendidikannya, Bonatua Silalahi menyandang gelar Doktor (S3) dan Magister (S2) Kebijakan Publik dengan fokus ekonomi dan pengadaan barang/jasa pemerintah dari Universitas Trisakti; Sarjana Sains (S.Si.) dari Universitas Sumatera Utara (USU).
Baca juga: Profil Prof Jefri Bale, Rektor Undana Terpilih Lulusan Prancis
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/Bonatua-Silalahi-update.jpg)