Longsor di Batangtoru

Datangi Rumah Duka Korban Longsor di Batangtoru, Bupati Gus Irawan: Kejadian yang Tak Terduga

Di rumah papan itu, Gus Irawan juga sempat melihat kondisi Yasine Gulo yang sudah terbujur kaku.

Tayang:
TRIBUN MEDAN/Azis Husein Hasibuan
KORBAN LONGSOR - Bupati Tapanuli Selatan Gus Irawan Pasaribu datang ke rumah duka ibu dan anak korban tertimbung longsor di Kelurahan Wek I, Batangtoru, Selasa (19/5/2026). 

Kini Oktavianus Gulo harus menanggung beban setelah ibu dan abangnya sudah berpulang. Ia mengaku sangat bingung melanjutkan hidup, apalagi kini ia menjadi tulang punggung keluarga untuk enam adiknya.

Selama hidup, Yasine diketahui bekerja menjaga kebun seorang majikan di lahan karet persis belakang rumahnya.

"Bingung, gak tahu lagi mesti gimana. Tauke juga bilang kami harus pindah dari rumah ini. Jangan tinggal di sini lagi karena khawatir ada longsor susulan," ujarnya.

Saat kedatangan Gus Irawan, pria yang karib disapa Via ini mengadukan nasibnya kepada sang bupati. "Tolong perhatikan nasib kami, pak," ujarnya.

Respons Bupati

Ditanya soal perhatian Pemerintah Kabupaten Tapanuli Selatan kepada nasib anak-anak korban longsor, Gus Irawan menjawab soal kepastian.

"Pasti. Makanya tadi pas kedatangan saya, saat ini masih difokuskan untuk mencari korban. Mudah-mudahan dalam waktu yang gak lama, kami bisa memutuskan apa yang harus berikan bantuan kepada keluarga," ujarnya.

(ase/ Tribun-medan.com)

Baca berita TRIBUN MEDAN lainnya di Google News

Ikuti juga informasi lainnya di FacebookInstagram dan Twitter dan WA Channel

Berita viral lainnya di Tribun Medan 

 

Sumber: Tribun Medan
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved