Korban Longsor di Batangtoru

Posisi Jasad Ibu Korban Longsor Batangtoru Ditemukan Dekat Batu Besar, Sang Anak Masih Hilang

Posisi penemuan jasad Yasine Gulo, seorang ibu bersama anaknya tertimbun longsor di Wek 1, Batangtoru, Tapanuli Selatan.

Tayang: | Diperbarui:
TRIBUN MEDAN/ISTIMEWA
KORBAN LONGSOR - Proses pencarian jasad ibu dan anak korban longsor di Wek 1, Batangtoru, Tapanuli Selatan, Selasa (19/5/2026). 

TRIBUN-MEDAN.com, BATANGTORU - Posisi penemuan jasad Yasine Gulo, seorang ibu bersama anaknya tertimbun longsor di Wek 1, Batangtoru, Tapanuli Selatan.

Jasad Yasine Gulo pertama kali ditemukan pagi tadi sekitar pukul 09.30 WIB, Selasa (19/8/2026). Ia sebelumnya tertimbun longsor bersama sang anak, Sariman Gulo.

Kepala BPBD Tapanuli Selatan, Zulkarnaen Siregar, mengatakan jasad Yasine ditemukan sekitar 100 meter di belakang rumah korban.

“Jasad ditemukan menggunakan alat berat di bawah timbunan material longsor, posisinya berada di dekat batu besar,” ujar Zulkarnaen di lokasi kejadian.

Proses identifikasi dilakukan pihak keluarga. Viki Gulo, anak korban, memastikan jasad yang ditemukan merupakan ibunya.

“Saya yakin itu mama. Kemarin ibu pergi menyusul abang untuk memperbaiki aliran air yang masuk ke rumah,” kata Viki dengan suara lirih.

Anak masih hilang

Hingga pukul 13.00 WIB, proses pencarian anak Yasine Gulo, Sariman Gulo masih terus berlangsung. Diyakini, posisi terakhir Sariman berada jauh dengan ibunya sebelum longsor terjadi.

"Abang jauh itu dari mama. Soalnya dia yang naik ke atas perbaiki aliran air. Mama menunggu di bawah pakai payung," ujar Viki.

Kronologi Kejadian

Berdasarkan informasi di lapangan, longsor terjadi saat Sariman Gulo berupaya mengalihkan aliran air di belakang rumah agar tidak masuk ke dalam rumah. Namun secara tiba-tiba tebing di belakang rumah longsor dan menimbun Sariman bersama Yasine.

Hingga siang hari, proses evakuasi jasad Yasine masih berlangsung. Tim SAR gabungan yang terdiri dari BPBD, Basarnas, TNI, Polri, dan warga setempat terus melakukan penyisiran untuk mencari keberadaan Sariman.

BPBD Tapanuli Selatan mengimbau masyarakat yang tinggal di kawasan rawan longsor agar meningkatkan kewaspadaan, terutama saat hujan dengan intensitas tinggi.

“Jika melihat tanda-tanda pergerakan tanah atau retakan, segera mengungsi ke tempat aman. Keselamatan harus menjadi prioritas utama,” tegas Zulkarnaen.

BPBD Tapanuli Selatan mengimbau masyarakat yang tinggal di kawasan rawan longsor agar meningkatkan kewaspadaan, terutama saat hujan dengan intensitas tinggi.

“Jika melihat tanda-tanda pergerakan tanah atau retakan, segera mengungsi ke tempat aman. Keselamatan harus menjadi prioritas utama,” tegas Zulkarnaen.

(ase/ Tribun-medan.com)

Baca berita TRIBUN MEDAN lainnya di Google News

Ikuti juga informasi lainnya di FacebookInstagram dan Twitter dan WA Channel

Berita viral lainnya di Tribun Medan 

Sumber: Tribun Medan
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved