Lapas Labuhanruku Digeruduk Ratusan Massa, Protes Tahanan Tewas
Kedatangan ratusan massa ini untuk meminta Kepala Lapas Labuhanruku mengklarifikasi informasi yang sudah meresahkan tersebut.
Penulis: Alif Al Qadri Harahap | Editor: Eti Wahyuni
TRIBUN-MEDAN.com, LIMAPULUH - Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Labuhanruku Batubara, digeruduk ratusan massa, Selasa (7/7/2026).
Penggerudukan tersebut terkait beredarnya informasi dan berita terkait ada penyelundupan ponsel, narkotika, serta meninggalnya tahanan di dalam Lapas.
Kedatangan ratusan massa ini untuk meminta Kepala Lapas Labuhanruku mengklarifikasi informasi yang sudah meresahkan tersebut.
Menyikapi hal tersebut, Kepala Tata Usaha Lapas Labuhanruku, Natal Joseva Purba mengaku pemberitaan tersebut tidak benar adanya.
"Terkait adanya tahanan yang meninggal dunia kemarin, kami sudah pastikan bahwa memang meninggal karena sakit, dan pihak keluarga membenarkan hal tersebut," katanya.
Baca juga: IDENTITAS 2 Tahanan Polsek Batangtoru yang Melarikan Diri Akhirnya Ditangkap, Seberangi Sungai
Lanjutnya, pihak keluarga juga menolak untuk dilakukannya eksumasi terhadap jasad tahanan yang meninggal dunia.
"Kami sudah menyarankan untuk dieksumasi agar terang dan jelas. Pihak keluarga tidak mau untuk dilakukan eksumasi dan menerimanya," ungkapnya.
Sedangkan tudingan terhadap maraknya peredaran narkotika dan ponsel pintar di dalam Lapas, pihaknya juga membantah.
"Tidak ada, saya berani jamin tidak ada. Karena kami bekerjasama dengan pihak kepolisian, BNN, untuk merazia hunian," katanya.
Ia berharap masyarakat tidak memakan mentah-mentah informasi yang tidak jelas.
| Lapas Labuhanruku Batubara Digeruduk Ratusan Orang, Ini Penyebabnya |
|
|---|
| Kalapas Labuhan Ruku Sebut Tudingan yang Disampaikan Pendemo Tak Benar dan Tak Memiliki Dasar Bukti |
|
|---|
| Puluhan Masyarakat Geruduk Lapas Labuhanruku Batubara, Pertanyaan Kematian Seorang Tahanan |
|
|---|
| Polres Batubara Gelar Razia Bersama di Lapas Labuhanruku, Tidak Ditemukan Barang Terlarang |
|
|---|
| Bisker Sinaga Dieksekusi ke Lapas Labuhanruku, Terpidana Penipuan Gadai Tanah Rp 170 Juta |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/Aksi-massa-DPD-Bapera-Kabupaten-Batubara-mendatangi-Lapas-Labuhanruku1.jpg)