Sumut Terkini

Warga Keluhkan Jalan Veteran IX Rusak dan Drainase Mati Selama Dua Tahun, Rumah Langganan Banjir

Tak hanya badan jalan yang rusak, sistem drainase di sepanjang jalan tersebut juga nyaris tidak berfungsi.

Tayang:
TRIBUN MEDAN/Haikal Faried Hermawan
JALAN RUSAK- Jalan Veteran IX di Desa Manunggal, Kecamatan Labuhan Deli, Kabupaten Deli Serdang, mengalami kerusakan parah dan tak kunjung diperbaiki selama dua tahun terakhir, Kamis (21/5/2026). Kondisi drainase yang tidak berfungsi juga menyebabkan kawasan tersebut kerap dilanda banjir. 

TRIBUN-MEDAN.com, DELI SERDANG- Kondisi Jalan Veteran IX di Desa Manunggal, Kecamatan Labuhan Deli, Kabupaten Deli Serdang, semakin memprihatinkan.

Jalan yang menjadi jalur alternatif utama bagi pengendara sepeda motor, mobil pribadi, hingga truk tronton menuju Marelan itu dikeluhkan warga karena tidak pernah diperbaiki selama kurang lebih dua tahun terakhir.

Tak hanya badan jalan yang rusak, sistem drainase di sepanjang jalan tersebut juga nyaris tidak berfungsi.

Akibatnya, banjir rutin terjadi setiap kali hujan turun dan membahayakan keselamatan pengguna jalan.

Sahana (48), warga yang telah tinggal di kawasan tersebut selama 35 tahun, mengaku resah dengan kondisi yang tak kunjung mendapat perhatian pemerintah.

“Sudah hampir dua tahun jalan ini tidak pernah diperbaiki,” ujar Sahana saat ditemui Tribun Medan di lokasi, Kamis (21/5/2026).

Ia menjelaskan, parit di depan rumahnya maupun di sepanjang Jalan Veteran IX sudah tidak berfungsi. Air hujan tidak lagi mengalir ke saluran pembuangan, melainkan menggenangi jalan hingga masuk ke rumah warga.

“Air hujan tidak mengalir ke drainase, jadi menggenangi jalan. Bahkan masuk ke rumah saya. Comberan kami juga tidak jalan,” tuturnya sambil menunjukkan kondisi rumahnya.

Menurut Sahana, selama puluhan tahun tinggal di Desa Manunggal, belum pernah ada perbaikan signifikan terhadap sistem drainase di lingkungannya.

Parit yang dulunya besar kini tertimbun tanah dan tidak pernah dikeruk.

Akibat buruknya drainase, banjir kerap terjadi setiap musim hujan. Kondisi itu bahkan membuat dirinya dan keluarga terpaksa pindah rumah.

“Tolong kepada pemerintah setempat supaya segera diperbaiki. Ini sudah menjadi kesengsaraan bagi saya sampai saya dan anak terpaksa pindah rumah karena banjir terus saat musim hujan,” ungkapnya dengan suara bergetar.

Selain banjir, kondisi jalan yang rusak parah juga sering menyebabkan pengendara sepeda motor terjatuh.

“Sering pengendara motor jatuh karena jalan rusak dan drainasenya tidak berfungsi,” katanya.

Sahana mengaku sudah berulang kali melaporkan kondisi tersebut ke pemerintah desa hingga kecamatan.

Sumber: Tribun Medan
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved