Sumut Terkini

Ratusan Truk Industri Galian C Over Tonase Melintas Tiap Hari Jadi Penyebab Jalan Rusak di Langkat

Spanduk itu berisikan imbauan dari Dinas Perhubungan Kabupaten Langkat, terkait angkutan barang. 

Tayang:
Penulis: Muhammad Anil Rasyid | Editor: Ayu Prasandi
TRIBUN MEDAN/Muhammad Anil Rasyid
BLOKADE - Truk galian C tak dapat melintas di Desa Kwala Air Hitam, Kecamatan Selesai, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara, akibat diblokade ratusan masyarakat pada, Selasa (19/5/2026).  

Pihaknya juga sudah bolak balik menyurati perusahaan bahkan sudah merazia kendaraan yang melintas. 

"Kita sudah menyurati, razia, membuat spanduk, RDP sudah kita lakukan," ujar Arie. 

Arie pun menjelaskan, ada sebanyak empat pabrik industri disekitar lokasi jalan rusak

"Ada pabrik sawit dan karet. Yang membuat rusak itu truk galian C yang melintas tak sesuai atau melebihi tonase. Di atas 8 ton dilarang melintas," kata Arie. 

Disinggung soal portal, Arie membenarkan jika beberapa waktu yang lalu, atas perintah Pj Bupati Langkat, Faisal Hasrimy portal itu dicabut. 

"Sudah kita portal kemarin, tapi diminta buka lagi portal sama Pak Faisal. Waktu itu karena kalau di portal ada sekitar empat pabrik terancam tutup," ucap Arie. 

Dikabarkan sebelumnya, ratusan masyarakat yang mengatasnamakan Aliansi Masjid/Musala Warga Desa Kwala Air Hitam, Kecamatan Selesai, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara, menggelar aksi demo terkait jalan sepanjang 2 kilometer yang sudah puluhan tahun rusak, Selasa (19/5/2026). 

Menurut masyarakat, jalan yang menghubungan antar desa dan Kecamatan Selesai dengan Kecamatan Binjai, sudah 20 tahun rusak. 

Amatan wartawan dilokasi, kendaraan khususnya mobil dan truk tak dapat melintas akibat aksi blokade oleh ratusan masyarakat. 

Sementara itu, Plt Kepala Dinas PUTR Langkat, Wahyudiharto menjelaskan, perbaikan jalan di Desa Kwala Air Hitam akan dikerjakan tahun ini. 

"Akan dikerjakan pada tahun ini," ujar Wahyu. 

Menurut Wahyu, pemerintah kabupaten akan mengusulkan dari dana Transfer ke Daerah (TKD), untuk perbaikan jalan di Desa Kwala Air Hitam. 

"Mudah-mudahan September atau Oktober 2026 dikerjakan," ucap Wahyu. 

Disinggung soal dana TKD yang diperuntukkan untuk bencana alam, Wahyu menjelaskan nantinya akan dievaluasi oleh provinsi. 

(cr23/tribun-medan.com)

Baca berita TRIBUN MEDAN lainnya di Google News

Ikuti juga informasi lainnya di FacebookInstagram dan Twitter dan WA Channel

Berita viral lainnya di Tribun Medan 

 

Sumber: Tribun Medan
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved