Sumut Terkini
Patih Gajahmada Sapi Kurban Presiden Seharga Rp 143 Juta Asal Binjai Untuk Provinsi Sumut
Sapi jenis Pegon persilangan Simental dan Brahman Kros ini, memiliki bobot satu ton 200 kilogram.
Penulis: Muhammad Anil Rasyid | Editor: Ayu Prasandi
"Kenapa saya beri namanya Patih Gajahmada, karena saya lihat speknya betul-betul besar, bodynya seperti gajah, jadi spontan terpikir saya namanya Patih Gajahmada," kata Suyanto.
Perasaan Suyanto sangat senang sekali. Karena sejak tahun 2022, 2024, 2025 dan 2026, sudah 9 ekor sapi dari kandangnya terpilih untuk menjadi sapi kurban presiden.
"Sangat luar biasa senang tak terhingga. Saya teringat orangtua saya yang dulunya membimbing saya untuk betul-betul merawat sapi, tapi orangtua saya sudah tidak ada. Dan mungkin orangtua saya di sana ikut senang, mudah-mudahan bapak ibu selalu diampuni segala dosa-dosanya dan terima segala ibadahnya," kata Suyanto sambil menangis.
Ia pun berpesan bagi peternak lainnya khususnya di Kota Binjai, agar sama-sama untuk menekuni pemeliharan sapi, agar supaya mendapat hasil yang maksimal, dan dapat terpilih menjadi sapi kurban presiden.
"Yang pasti kita memilih bibit yang memang kriteria sapi yang besar, perlakukan dengan layak dan baik. Kita kasih perawatan yang maksimal, serta rajin sharing dengan peternak yang pengalamannya yang tinggi, supaya mendapat ilmu dan pelajaran," ujar Suyanto.
Kemudian presiden tak hanya membeli sapi kurbannya untuk tingkat provinsi di peternakan YT Farm.
Sapi kurban presiden untuk Kabupaten Nias Utara, Nias Barat serta Kabupaten Mandailing Natal (Madina), juga dibeli dari kandang YT Farm.
Nias Utara bobotnya 850 kilogram dengan harga Rp 95 juta, jenis Limousin usianya masih 3 tahun.
Nias Barat bobotnya 888 kilogram dengan harga Rp 105 juta, jenis Simental usianya 4 tahun.
Dan Madina bobotnya 940 kilogram dengan harga Rp 110 juta, jenisnya Limousin usia 4 tahun.
"Rencana di H-4 atau H-3, sapi kurban presiden untuk Nias Utara, Nias Barat dan Madina akan kita antar," tutup Suyanto. (cr23/tribun-medan.com)
| Antisipasi El Nino, Pemprov Sumut Siapkan Langkah Mitigasi untuk Ketahanan Pangan |
|
|---|
| Bea Cukai Kualanamu Buat Coffee Morning dengan Pengguna Jasa Layanan, Terima Kritik dan Saran |
|
|---|
| Residivis di Hamparan Perak Diringkus Polisi, Nekat Jual Sabu di Rumah |
|
|---|
| Dari Bisnis Kavling ke Penjara, Ustad Roni Paslani Jalani Sidang Kasus Dugaan Pemalsuan Tanah |
|
|---|
| Tersisa 7 Hari Lagi, Kompol Dedy Kurniawan Belum Kirim Nota Banding Pemecatan Dirinya |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/SAPI-KURBAN-Sapi-kurban-Presiden-Indonesia.jpg)