Sumut Terkini

Skenario Licik Sopir dan Perampok Penumpang Angkot Morina 81 Terbongkar, Pura-pura Disandera

Kabid Humas Polda Sumut Kombes Ferry Walintukan mengatakan, pihaknya membongkar skenario licik para pelaku.

Tayang:
Penulis: Fredy Santoso | Editor: Ayu Prasandi
IST
Momen personel Subdit III Jatanras Ditreskrimum Polda Sumut, dan Polres Pelabuhan Belawan menangkap dua pelaku perampokan penumpang dalam angkot di Jalan Yos Sudarso, Kelurahan Mabar, Kecamatan Medan Deli, Kota Medan, (30/4/2026). Satu tersangka ditembak karena melawan petugas. 

Di persimpangan Sungai Mati, penumpang pertama jenis kelamin perempuan naik, kemudian disusul perempuan lagi.

Kemudian penumpang ketiga kali ini berjenis kelamin laki-laki yang naik, dan sudah berumur.

Selanjutnya, seorang perempuan dan seorang laki-laki naik berbarengan, dengan total penumpang 5 orang.

Begitu penumpang laki-laki yang terakhir naik, pelaku Sony langsung beraksi menodongkan parang ke leher penumpang perempuan, sambil meminta sopir menambah kecepatan.

"SLS mengeluarkan parang dari pinggangnya dan mengancam dengan menodongkan parangnya kepada penumpang perempuan dan berteriak, sopir jangan berhenti. Tambah kecepatan,"kata Kombes Ferry Walintukan, menirukan, Jumat (15/5/2026).

Begitu sopir tancap gas, Sony mulai bergantian menodong penumpang sambil meminta handphone agar diserahkan.

Namun aksinya nyaris gagal karena salah satu korban sempat melawan, dan melompat keluar.

Korban pun sempat dibacok sebelum melompat keluar.

"SLS kembali mengancam penumpang perempuan yang pertama naik ke angkot dengan menodongkan parang dan meminta HP. Tetapi korban melawan meronta, sehingga korban mengalami luka bacok, dan akhirnya korban menyelamatkan diri melompat keluar dari angkot."

Karena satu korban sudah lompat, pelaku kembali mendatangi korban perempuan lainnya dan berhasil meminta handphone.

Namun, korban kali ini malah didorong keluar dari angkot yang melaju kencang.

"Penumpang perempuan tersebut menyerahkan handphone, dan setelah handphone korban dikuasai, tersangka mendorong korban keluar dari angkot yang sedang berjalan kencang."

Korban ketiga juga ditodong parang agar menyerahkan handphonenya.

Namun setelah memberikan handphone, korban kembali melompat sebelum didorong keluar.

"Penumpang yang ketiga kembali diancam dan memberikan handphone kepada tersangka SLS. Karena ketakutan, melompat menyelamatkan diri dari Angkot."

Sumber: Tribun Medan
Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved