Sumut Terkini
Istri Eks Pejabat Bank Plat Merah Tersangka Penggelapan Dana Jemaat Gereja Rp28 Miliar
Camelia Rosa menyusul sang suami, yang lebih dulu ditetapkan tersangka
Penulis: Fredy Santoso | Editor: Ayu Prasandi
Polisi membeberkan, kasus ini dilaporkan ke Polda Sumut sejak Kasus ini telah dilaporkan ke Polisi pada 26 Februari lalu, dengan bukti laporan, LP/B/327/II/2026.
Adapun pelapornya adalah pimpinan cabang Bank Rantauprapat, Muhammad Camel, dan yang dilaporkan ialah Andi Hakim Febriansyah.
Setelah menerima laporan, Polisi melakukan penyelidikan dan memanggil Andi Hakim untuk dimintai keterangan.
Namun, ketika dipanggil untuk diperiksa, Andi Hakim disebut sudah berangkat ke Bali untuk liburan bersama istrinya, Camelia Rosa.
Diselidiki lebih lanjut, ternyata Andi Hakim sudah melarikan diri ke Australia melalui Bali pada 28 Februari, sekira pukul 18:55 WIB.
"Artinya, dua hari setelah dilaporkan, dia sudah bergerak dari Bali menuju Australia menggunakan pesawat."
Polisi membeberkan, 17 hari sebelum dilaporkan ke Polisi usak aksinya ketahuan, tepatnya 9 Februari, Andi mengajukan cuti dari pekerjaan.
Kemudian, pada 18 Februari, tiba-tiba mengundurkan diri dari pekerjaannya sebagai pegawai Bank.
"Iya. Sebelum dilaporkan, dia sudah cuti, lalu mengundurkan diri atau pensiun dini."
Akal-akalan Pejabat Bank Tilap Rp 28 Miliar Uang Jemaat Gereja di Labuhanbatu: Deposito Investmen Dapat Bunga 8 Persen
Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Sumut membeberkan modus Andi Hakim Febriansyah, eks kepala Kas Bank Unit Aek Nabara, cabang Rantauprapat, menggelapkan uang jemaat gereja Katolik Paroki Aek Nabara, Kabupaten Labuhanbatu sebanyak Rp 28 Miliar.
Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Sumut Kombes Rahmat Budi Handoko mengatakan, kasus ini bermula pada tahun 2019 lalu.
Saat itu, Andi menawarkan pihak gereja untuk menghimpun dana jemaat atau Credit Union (CU) dengan menawarkan produk investasi.
Disini, Andi menjanjikan jemaat akan mendapatkan keuntungan dari bunga sebesar 8 persen pertahunnya.
Padahal, kata Kombes Rahmat, produk investasi yang ditawarkan itu sama sekali tidak ada, alias fiktif.
| HUT GKPS Efrata ke-67 Berlangsung Meriah, Wali Kota Wesly Silalahi Kenang Masa Kecil |
|
|---|
| Ayah Tiri Diduga Cabuli Putrinya, Polres Toba Beberkan Kronologinya |
|
|---|
| Penyebaran Hantavirus di Siantar 0 Kasus, Dinkes Imbau Masyarakat Jaga Makanan dan Kesehatan |
|
|---|
| Modus Ngaku Polisi Siber Polda Sumut, Emas Rp95 Juta Milik Warga Patumbak Raib |
|
|---|
| Ribuan Pencari Kerja Padati Job Fair Pemkab Deli Serdang Pertama |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/Momen-Personel-Subdit-II-Subdit-Fismondev-Ditreskrimsus-Polda-Sumut-menangkap-Andi-Hakim.jpg)