Sumut Terkini
Tampang Andi Hakim Gelapkan Rp 28 M Uang Jemaat Gereja Katolik, Malu-malu Ditanya Uang Dipakai Umrah
Diketahui, Andi merupakan mantan kepala Kas Bank BNI Unit Aek Nabara, dibawah naungan cabang Bank BNI Rantauprapat.
Penulis: Fredy Santoso | Editor: Ayu Prasandi
Ia ditangkap bersama istrinya, Camelia Rosa, di bandara Internasional Kualanamu oleh personel Subdit II Ditreskrimsus Polda Sumut, Senin 30 Maret 2026, kemarin setelah mereka sempat kabur ke Australia.
Penangkapan karena ia diduga menggelapkan uang jemaat gereja Katolik Paroki Aek Nabara, Kabupaten Labuhanbatu sebanyak Rp 28 Miliar, modus menawarkan investasi bernama BNI Deposito Investment, dengan keuntungan dari bunga sebesar 8 persen pertahunnya.
Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Sumut Kombes Rahmat Budi Handoko mengungkap kronologis dan bagaimana mereka menangkap Andi dan istrinya.
Sebelum ditangkap, Polisi telah berkomunikasi dengan keluarga tersangka, juga kuasa hukumnya.
Mereka meminta agar Andi dan istrinya pulang ke Indonesia.
Jika tidak, keduanya akan ditangkap Interpol, dan prosesnya akan lebih sulit, karena Polda Sumut sudah mengajukan red notice.
Akhirnya pihak keluarga kooperatif, mau membujuk tersangka pulang.
Perjalanan kepulangan Andi dan istrinya cukup panjang, karena mereka berada di Australia.
Dari Australia keduanya terbang ke Singapura, lalu ke Malaysia.
Dari Malaysia ini mereka tiba di bandara Internasional Kualanamu, dan langsung ditangkap.
"Perlu rekan-rekan ketahui, bahwa pada saat pengajuan kami kepada Hubinter untuk penerbitan red notice tersebut, menunggu proses penerbitan tersebut, tim dari Direktorat Reserse Kriminal Khusus, khususnya untuk Subdit Fismondev, melakukan upaya-upaya lain agar tersangka bisa kembali ke Indonesia,"kata Kombes Rahmat Budi Handoko, Senin (30/3/2026).
"Kemudian juga kita koordinasi dengan pihak penasihat hukum, pihak keluarga, dan alhamdulillah mereka secara sukarela dan kooperatif bersedia untuk kembali ke Indonesia,"sambungnya.
Ketika ditangkap di bandara Internasional Kualanamu, Andi tampak mengenakan topi hitam, kaus cokelat, dan celana jeans.
Sedangkan istrinya, Camelia Rosa mengenakan jaket dan topi biru.
Keduanya terlihat berjalan dikawal ketat personel Polisi.
| Polda Sumut Kerahkan Ribuan Personel Amankan Hari Buruh Besok, 5 Lokasi di Medan ini Jadi Prioritas |
|
|---|
| Antisipasi Kemacetan, Kapolsek Kotapinang Bantu Ngaspal Jalan Berlubang di Jalinsum Sumatera |
|
|---|
| Kejar-kejaran, Polda Sumut Gagalkan Pengiriman 50 Kg Sabu Lintas Negara yang Akan Dikirim ke Medan |
|
|---|
| Terdakwa Korupsi DJKA Yakin Uang Rp 3,5 Milliar Diterima Ketua Hipmi Akbar Buchari |
|
|---|
| Kasus Koperasi Swadharma Siantar, Pakar Hukum: Harus Dilihat Secara Utuh dan Berkeadilan |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/Tampang-Andi-Hakim-Febriansyah-tersangka-dugaan-penggelapan.jpg)