Berita Medan

Sensus Ekonomi 2026 Akan Dimulai Mei Mendatang, Kominfo Sumut Ajak Warga untuk Berpartisipasi 

Data yang dihasilkan nantinya akan menjadi dasar dalam penyusunan kebijakan pembangunan yang lebih tepat sasaran.

Penulis: Anisa Rahmadani | Editor: Ayu Prasandi
TRIBUN MEDAN/Anisa Rahmadani
PELAKSANAAN SE- Kantor Pemprov Sumut Jalan Pangeran Diponegoro Medan. Pemprov minta masyarakat berpartisipasi dalam pelaksanaam kegiatan sensus 2026 selama tiga bulan ke depan. 

TRIBUN-MEDAN.COM,MEDAN- Pemerintah Provinsi Sumut mengajak masyarakat untuk berpartisipasi dalam pendataan Sensus ekonomi 2026 yang akan dilaksanakan pada Mei mendatang. 

Kepala Bidang Statistik Sektoral Dinas Komunikasi dan Informasi Pemprov Sumut Ika Hardina Lubis mengatakan, pihaknya memberi dukungan penuh terhadap pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 (SE2026), guna menghasilkan data ekonomi yang akurat dan komprehensif.

Menurut Ika, Sensus Ekonomi 2026 merupakan momentum penting untuk memperoleh gambaran menyeluruh mengenai kondisi perekonomian, khususnya di Sumatera Utara.

Data yang dihasilkan nantinya akan menjadi dasar dalam penyusunan kebijakan pembangunan yang lebih tepat sasaran.

“Dinas Kominfo Sumut siap mendukung dari sisi penyebarluasan informasi dan penguatan koordinasi lintas sektor agar pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 berjalan sukses," jelasnya, Selasa (28/4/2026).

Ia juga menegaskan, pentingnya partisipasi aktif masyarakat dan pelaku usaha dalam memberikan data yang akurat. Dengan dukungan semua pihak, diharapkan hasil sensus dapat mencerminkan kondisi riil di lapangan.

“Dengan kolaborasi yang kuat, pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 mampu memberikan kontribusi nyata dalam mendorong perencanaan pembangunan ekonomi yang berkelanjutan di Sumut,” jelasnya.

Sementara itu, Kepala BPS Sumut Asim Saputra, menyampaikan, Sensus Ekonomi 2026 dilaksanakan untuk menyediakan informasi terkait struktur ekonomi, karakteristik usaha, serta perkembangan ekonomi digital. 

Menurutnya, kegiatan ini menjadi bagian dari langkah besar BPS dalam menjalankan peran sebagai pengelola data nasional.

“Sebelumnya, tugas BPS lebih sebagai unsur pembinaan. Namun kini, kita memasuki peran besar sebagai pengelola data nasional. Saat ini ada dua data utama yang terus dimutakhirkan, yaitu data tunggal ekonomi nasional dan data statistik bisnis register yang menjadi cikal bakal pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026. Kedua data ini akan diperbarui dalam tahapan kegiatan sensus,” jelasnya.

Ia mengakui terdapat sejumlah tantangan dalam pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026. Namun, BPS optimistis sensus kali ini dapat berjalan lebih baik berkat dukungan teknologi, metode pendataan, dan pengembangan metodologi yang semakin maju.

"Karena itu, seluruh pemangku kepentingan, mulai dari BPS kabupaten/kota hingga instansi terkait, diharapkan turut aktif dalam menyosialisasikan Sensus Ekonomi 2026," jelasnya.

Ia juga mengucapkan terimakasih ke Pemprov Sumut karena telah memberi bantuan berupa alat, agar pelaksanaan Sensus berjalan lancar.

“Kami juga bersyukur mendapat dukungan dari Kominfo berupa 12 titik videotron untuk sosialisasi Sensus Ekonomi 2026 secara gratis,” ujarnya.

Asim menambahkan, BPS terus mematangkan strategi guna menyukseskan sensus ini, termasuk mendorong partisipasi perusahaan, baik besar maupun menengah, agar secara mandiri mengisi data sensus ekonomi.

Sumber: Tribun Medan
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved