Sumut Terkini

Bupati Tapteng Bicara Mitos Gundul Pringis, Masinton: Setan Gundul

Mitos gundul pringis berasal dari bahasa Jawa. Gundul artinya botak, sedangkan pringis artinya tertawa meringis.

Penulis: Azis Husein Hasibuan | Editor: Ayu Prasandi
TRIBUN MEDAN
GUNDUL PRINGIS- Bupati Tapanuli Tengah Masinton Pasaribu mendadak berbicara mitos gundul pringis saat ditemui di Dinas Pendidikan, Senin (27/4/2026). 

TRIBUN-MEDAN.COM, TAPTENG- Bupati Tapanuli Tengah (Tapteng) Masinton Pasaribu mendadak bercerita soal mitos gundul pringir.

Ini diungkapnya usai melakukan pengundian dan verifikasi hunian tetap di Aula Dinas Pendidikan Tapteng, Senin (27/4/2026).

Mitos gundul pringis berasal dari bahasa Jawa. Gundul artinya botak, sedangkan pringis artinya tertawa meringis.

Ucapan Masinton soal gundul pringis ini berawal ketika diwawancara perihal pembangunan huntap di Tapteng.

Katanya, masyarakat jangan mau diprovokasi oleh aksi gundul pringis di Tapteng.

"Kita kerja supaya masyarakat jangan terpengaruh dengan gundul pringis. Kalau istilah di Jawa gundul pringis itu setan gundul," kata Masinton.

Kebiasaan gundul pringis, lanjut Masinton, kerap menakut-nakuti warga khususnya di Tapteng yang kini sedang terjadi kisruh pendataan bantuan jaminan hidup (jadup).

"Dia tidak kelihatan tapi dia menakut-nakuti masyarakat. Inilah makna gundul pringis yang diambil filosofi dari Jawa tadi," ujarnya.

Masinton kemudian menjelaskan soal pendataan jadup bagi warga korban banjir di Tapteng. Katanya, pihaknya sedang melakukan pendataan agar tepat sasaran.

"Tahap satu ada sekitar 7.000, tahap dua hingga tahap tiga. Totalnya ada sekitar 23.000. Sepanjang datanya ada, nanti akan kami usulkan dan diverifikasi pusat" jelasnya.

Mitos Gundul Pringis

Sesuai dengan namanya, hantu gundul pringis berwujud seperti kepala tanpa tubuh yang menggelinding dan wajahnya terlihat meringis atau menyeringai. 

Hantu ini konon kerap menampakkan dirinya pada waktu menjelang magrib, dengan cara menyaru sebagai buah kelapa yang jatuh.

Kisah penampakan yang lazim beredar di masyarakat biasanya berupa suara seperti buah kelapa jatuh, tetapi saat dilihat yang tampak adalah kepala manusia yang menggelinding dan menyeringai, yang kemudian menyerang atau menggigit orang yang melihatnya. 

Ada juga kepercayaan bahwa gundul pringis bisa menjelma menjadi ayam yang berkeliaran pada malam hari.

(ase/ Tribun-medan.com)

Baca berita TRIBUN MEDAN lainnya di Google News

Ikuti juga informasi lainnya di FacebookInstagram dan Twitter dan WA Channel

Berita viral lainnya di Tribun Medan 

 

 

Sumber: Tribun Medan
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved