Berita Medan

Gubsu Bobby Kembali Bahas Soal Pemekaran di Sumut: Bisa jadi Pengecilan Atau Perluasan Wilayah 

Menurut Bobby Nasution, untuk saat ini belum ada wacana pemekaran di wilayah Provinsi Sumut. 

Penulis: Anisa Rahmadani | Editor: Ayu Prasandi
TRIBUN MEDAN/Anisa Rahmadani
PEMEKARAN- Gubernur Sumut Bobby Nasution saat diwawancarai beberapa hari lalu. Bobby bahas soal pemekaran wilayah 

TRIBUN-MEDAN.COM,MEDAN- Gubernur Sumut (Gubsu) Bobby Nasution kembali membahas soal pemekaran wilayah Provinsi Sumut.  

Menurut Bobby Nasution, untuk saat ini belum ada wacana pemekaran di wilayah Provinsi Sumut

Namun, kata Bobby Nasution, jika pun ada  pemekaran itu bisa jadi bentukannya pengecilan ataupun perluasan wilayah di Sumut.

"Hari ini dengan adanya moratorium ada peluang plus dan minus moratorium itu. Bukan hanya hari ini dilakukan moratorium dibuka, ketika moratorium dibuka kesempatan ada dua peluang.

Peluang pertama Sumut dibagi ke berapa provinsi atau kab/kota dibagi daerah lagi dan bisa jadi pengecelin wilayah,"jelasnya, Kamis (16/4/2026).

Menurutnya, pemekaran  wilayah menjadi mengecil bisa terjadi di Sumut, dilihat dari perekonomian daerahnya masing-masibg.

"Tapi ada kemungkinan juga berjalan efektivitas bukan bertambah dan  berkembang justru menciut. ini bukan hal yang tabu  untuk mengembangkan mengecil atau menciut kan daerah. Sebagianbesar atau luas ini hal yang hrus dipahami  tentang perluasan wilayah itu sendiri,"terangnya.

Dikatakan Bobby, Sumut telah tumbuh menjadi provinis besar dengan  penduduk  lebih dari 15 juta jiwa.

"Ini mencerminkan pembangunan terus berlanjut dan ebih baik untum  generasi mendatang. kita patut bersykur untuk ini," jelasnya.

Dikatakannya, pemekaran kembali dibahas, sebab saat ini pihaknya sedang melihat sejarah Sumatera Utara. 

"Tadi kita bicara soal sejarah Sumut. Mungkin ada banyak saran, masukan, serta keinginan, baik terkait pembangunan maupun politik untuk melakukan pemekaran kembali.

Menurutnya, saat ini kondisi keuangan sejumlah daerah masih dinilai belum cukup maandiri.

"Pembentukan daerah baru tanpa kesiapan fiskal dapat menimbulkan persoalan baru. Kita tahu banyak daerah yang keuangannya belum mampu. Kalau membuka daerah baru tetapi keuangannya tidak memadai bagaimana," tuturnya.

Untuk itu, berdasarkan pemerintahan provinsi sebelumnya, terkait pemekaran wilayah, ada beberapa daerah yang bakal digabungkan kembali di Sut.

"Kemarin sudah kami sampaikan ketika moratoriun dibuka. Bukan hanya pemekaran tetapi daerah yang tidak mampu juga bisa digabungkan,"tutupnya. 

(Cr5/tribun-medan.com)

Baca berita TRIBUN MEDAN lainnya di Google News

Ikuti juga informasi lainnya di FacebookInstagram dan Twitter dan WA Channel

Berita viral lainnya di Tribun Medan 

 

Sumber: Tribun Medan
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved