Sumut Terkini

Pemkab Deli Serdang Sebut Belum Ada yang Minat Sewa Gedung Eks Delimas

Tidak ada lagi aktivitas jual beli di dalam gedung karena semua yang berjualan pun sudah ikut keluar.

Penulis: Indra Gunawan | Editor: Ayu Prasandi
TRIBUN MEDAN/Indra Gunawan
MONITORING - Petugas Satpol PP Deli Serdang melakukan monitoring pengosongan gedung Delimas Plaza Lubuk Pakam, Jumat (20/2/2026). Pedagang masih tampak mengangkuti barang-barang dagangannya. 

TRIBUN-MEDAN. com, LUBUKPAKAM- Gedung eks Delimas Plaza Lubuk Pakam sampai saat ini belum ada peminatnya.

Pemkab Deli Serdang sebagai pemilik aset masih menunggu-nunggu siapa orang yang berminat untuk menyewa satu-satunya gedung plaza di Ibukota Kabupaten itu.

Setelah managemen PT Delimas Suryakanna sebagai pihak yang selama ini mengelola gedung disuruh angkat kaki oleh Bupati pada bulan lalu saat ini gedung masih dalam keadaan tertutup. 

Tidak ada lagi aktivitas jual beli di dalam gedung karena semua yang berjualan pun sudah ikut keluar.

Kadis Perindustrian dan Perdagangan (Perindag) Deli Serdang, Hesron Girsang mengaku sampai saat ini belum ada keputusan siapa pihak yang bakal melanjutkan pengelolaan gedung eks Delimas tersebut.

Saat ini baru ruko-ruko yang ada di sekitarnya saja yang sudah disewa dari Pemkab. Sewa diminta untuk diperpanjang mulai dari masyarakat hingga perusahaan perbankan. 

Selain setahun ada yang berani menyewa ruko langsung 5 tahun.

"Kalau bangunan induk (gedung eks Plaza Delimas) belum ada keputusan siapa yang akan melanjutkan. Sudah kita umumkan secara terbuka termasuk di Medsos. Saat ini belum ada yang serius," ujar Hesron, Kamis (26/3/2026). 

Hesron yang merupakan mantan Camat Sibolangit mengakui sejauh ini mereka belum mendapatkan kepastian bagaimana kelayakan gedung eks Delimas itu.

Karena sudah berdiri selama 30 tahun disebut pihaknya pun sudah pernah berkordinasi dengan Dinas Cipta Karya dan Tata Ruang (Cikataru) untuk meneliti dan memastikan bagaimana kondisi gedung sekarang apakah masih layak untuk di tempati atau tidak.

Hal ini lantaran selama itu juga sudah banyak terjadi gempa bumi. 

"Kita sudah kordinasi sama Cipta Karya tapi belum keluar hasilnya. Belum diuji memang. Kita sudah kordinasi tapi belum dilaksanakan (dilakukan penelitian)," sebut Hesron.

Hesron bilang sejauh ini pihaknya juga belum ada mendapat penawaran dari BUMD Pemkab yakni PT Bbineka Perkasa Jaya.

Sejauh ini mereka belum mengetahui apakah BUMD itu berani untuk membuat usaha baru di lokasi atau tidak.  

(dra/tribun-medan.com)

Baca berita TRIBUN MEDAN lainnya di Google News

Ikuti juga informasi lainnya di FacebookInstagram dan Twitter dan WA Channel

Berita viral lainnya di Tribun Medan 

 

Sumber: Tribun Medan
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved