Sumut Terkini
252 SPPG di Sumut Dihentikan Sementara, Belum Kantongi SLHS dan IPAL
SPPG yang tercantum dalam daftar diwajibkan menghentikan sementara kegiatan operasional hingga memenuhi ketentuan yang berlaku.
Penulis: Dedy Kurniawan | Editor: Randy P.F Hutagaol
TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN – Sebanyak 252 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Provinsi Sumatera Utara untuk sementara dihentikan operasionalnya. Kebijakan ini diambil menyusul laporan Koordinator Regional Provinsi Sumatera Utara, T. Agung Kurniawan, yang menyebutkan sejumlah SPPG belum melakukan pendaftaran Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS) dan/atau belum memiliki Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL), meskipun telah beroperasi lebih dari 30 hari.
Penghentian sementara tersebut mengacu pada Keputusan Kepala Badan Gizi Nasional Republik Indonesia Nomor 401.1 Tahun 2025 tentang Petunjuk Teknis Tata Kelola Penyelenggaraan Program Makan Bergizi Gratis Tahun Anggaran 2026.
Dalam pelaksanaan petunjuk teknis itu, SPPG yang tercantum dalam daftar diwajibkan menghentikan sementara kegiatan operasional hingga memenuhi ketentuan yang berlaku.
Adapun persyaratan yang harus dipenuhi antara lain melakukan pendaftaran Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS) ke Dinas Kesehatan setempat dan/atau membangun Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL).
Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Dadan Hindayana menyebutkan, SPPG yang terdampak masih memiliki kesempatan untuk kembali beroperasi setelah memenuhi persyaratan tersebut.
“SPPG dapat mengajukan permohonan pencabutan penghentian operasional sementara dengan melampirkan bukti pendaftaran SLHS dari Dinas Kesehatan setempat dan/atau bukti pembangunan IPAL sesuai ketentuan yang berlaku,” ujarnya.
Selanjutnya, dokumen tersebut harus disampaikan kepada Kedeputian Pemantauan dan Pengawasan Badan Gizi Nasional sebagai dasar evaluasi untuk pencabutan penghentian operasional sementara.
Agung Kurniawan berharap kebijakan ini dapat memastikan seluruh penyelenggaraan Program Makan Bergizi Gratis berjalan sesuai standar kesehatan dan sanitasi.
“Langkah ini dilakukan agar keamanan serta kualitas makanan bagi para penerima manfaat tetap terjaga,” ujarnya saat dihubungi awak media, Senin (9/3/2026).
Berikut jumlah SPPG yang dihentikan sementara di sejumlah daerah di Sumatera Utara:
Asahan: 18 SPPG
Batu Bara: 5 SPPG
Dairi: 11 SPPG
Deli Serdang: 56 SPPG
Humbang Hasundutan: 5 SPPG
Karo: 8 SPPG
| Lonjakan Meninggkat, Arus Kendaraan di Tol Medan-Kualanamu-Tebing Naik 25 Persen |
|
|---|
| 5 Orang Tewas Dalam Laka Lantas Selama Pelaksanaan Ops Ketupat Toba 2026 di Wilkum Polrestabes Medan |
|
|---|
| Keluhkan Soal Pesangon Tak Sesuai Usai Izin PBPH Perusahaannya Dicabut Pemerintah, Ini Respon Bobby |
|
|---|
| Pria Inisial GP Diringkus Polisi di Toba, Tersangkut Kasus Narkotika |
|
|---|
| Alasan Disuruh Bos, Pekerja Rumah Makan di Tebingtinggi Bawa Kabur Sepeda Motor Nenek Pedagang Bunga |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/Sertifikat-SLHS-Sejumlah-Pekerja-SPPG-di-dapur-MBG-Deli-Serdang.jpg)