Sumut Terkini

Pemkab Langkat Disebut Lamban Tangani Jalan di Kampung Nangka yang Rusak, PUPR: Masih Susun Dokumen

Menanggapi persoalan tersebut, Kepala Dinas PUTR Langkat, Khairul Azmi pun angkat bicara. 

Penulis: Muhammad Anil Rasyid | Editor: Ayu Prasandi
TRIBUN MEDAN/Muhammad Anil Rasyid
JALAN RUSAK - Suasana masyarakat saat melintas di Jalan Stabat-Secanggang tepatnya di Kampung Nangka, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara, yang rusak berlubang dan berabu, Selasa (3/3/2026).  

TRIBUN-MEDAN.com, LANGKAT- Jalan penghubung Kecamatan Stabat-Secanggang tepatnya di Kampung Nangka kian rusak. 

Berbagai elemen masyarakat pun mulai mempertanyakan kinerja Pemerintah Kabupaten Langkat soal perbaikan infrastruktur yang disebut-sebut lamban. 

Menanggapi persoalan tersebut, Kepala Dinas PUTR Langkat, Khairul Azmi pun angkat bicara. 

"Masalah jalan ke Secanggang, Ini masih proses penyusunan dokumen segera bulan Maret 2026 ini kami tayangkan," ujar Azmi, Selasa (3/3/2026).

Lanjut Azmi, adapun anggaran yang digelontorkan untuk perbaikan jalan tersebut sebesar Rp 2,3 miliar yang bersumber dari APBD Kabupaten Langkat. 

Gitu pun pengaspalan ruas jalan tersebut bakal lebih panjang. Karena, ada tambahan biaya dari dana bagi hasil (DBH) sekitar Rp 4,7 milar.

Sedangkan Soni Mario Tamba, Kordinator Barisan Perjuangan Rakyat (BAPERA) mendesak pun pemerintah setempat untuk segera merelaisasikannya.

"Percepatan pembangunan sangat diharapkan masyarkat. Karena, infrastruktur yang apik, menjadi faktor utama penunjang pertumbuhan ekonomi. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Langkat harus segera merealisasikannya," ujar Soni, Selasa (3/3/2026). 

Selain itu Soni menambahkan, masyarakat di Negeri Bertuah juga sudah lama menunggu janji-janji pemerintah setempat. 

Seperti ruas Jalan Stabat-Secanggang yang hingga kini masih rusak parah.

Beberapa ruas jalan lainnya di Kota Stabat juga terlihat cukup parah. Para pengguna jalan harus ekstra hati-hati saat melintasinya. 

“Pembangunan di Langkat ini dikebut aja pun tetap terlabat puluhan tahun progresnya. Kalau tidak sekarang digenjot, maka akan semakin lama terlambatnya dan semakin jauh ketertinggalannya," kata Soni. 

Disamping itu, perayaan Idul Fitri sudah di depan mata. Masyarakat tentunya sangat mengidamkan infrastruktur yang baik. Bukan jalan berlubang dengan debu beterbangan yang dirasakan sepanjang tahun. 

(cr23/tribun-medan.com) 

Baca berita TRIBUN MEDAN lainnya di Google News

Ikuti juga informasi lainnya di FacebookInstagram dan Twitter dan WA Channel

Berita viral lainnya di Tribun Medan 

 

Sumber: Tribun Medan
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved