Sumut Terkini
SPPG di Langkat dan Pantai Gemi Diduga Buang Limbah Sembarangan
Namun pembangunan hingga beroperasinya SPPG menjadi momok, khususnya masyarakat sekitar Kecamatan Stabat, Kabupaten Langkat.
Penulis: Muhammad Anil Rasyid | Editor: Ayu Prasandi
TRIBUN-MEDAN.com, LANGKAT- Pembangunan dapur Makan Bergizi Gratis (MBG) atau biasa yang disebut dengan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG), kian bertambah di Kabupaten Langkat, Sumatera Utara.
Pembangunan SPPG yang kian diperbanyak agar target kepada penerima menjadi merata.
Namun pembangunan hingga beroperasinya SPPG menjadi momok, khususnya masyarakat sekitar Kecamatan Stabat, Kabupaten Langkat.
Pasalnya SPPG nekat beroperasi tanpa adanya Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) yang memadai.
Akibatnya, pencemaran di lingkungan sekitar pun kian meluas.
Hal ini seperti yang terjadi di SPPG Kwala Bingai Langkat dan SPPG Pantai Gemi 2.
Untuk SPPG Kwala Bingai di Langkat, belum terdengar adanya keluhan.
Saat wartawan meninjau ke lapangan, faktanya drinase diduga digenangi limbah berwarna pekat dan berbau busuk.
Pengelola SPPG terkesan acuh dengan kelangsungan ekosistem dan kenyamanan warga sekitar.
Informasi dari salahseorang oknum relawan di SPPG tersebut, tak ada IPAL yang baik di sana. Limbah dari aktivitas di dapur, hanya disaring menggunakan jaring kawat.
Selama berbulan-bulan, tak ada sistem pengolahan limbah yang baik. Termasuk pemisah lemak (grease trap) agar air limbahnya bisa dialiri ke lingkungan sekitar.
Tak hanya SPPG ini, aroma berbau busuk juga sangat mengganggu penciuman masyarakat sekitar SPPG Pantai Gemi 2.
Bahkan petani di sekitar lokasi salah satu dapur MBG itu juga sudah resah. Areal pertaniannya sempat tercemar limbah beberapa waktu lalu.
“Beberapa waktu lalu, sawah kami ini tercemar limbah dari dapur MBG itu (SPPG Pantai Gemi 2). Waktu itu mereka memanggil mobil pemadam kebakaran untuk menyemprot saluran limbah mereka,” ujar seorang petani yang meminta identitasnya tak disebutkan dalam pemberitaan, Senin (23/2/2026).
Petani di sana pun merasa sangat terganggu. Aktivitas SPPG tersebut tak semestinya mengusik kenyamanan warga sekitar.
| Bupati Masinton Pastikan Percepat Pemulihan Bencana di Tapteng |
|
|---|
| Dua Mobil Tabrakan di Toba, Polisi: Satu Alami Luka Berat dan Seorang Lagi Luka Ringan |
|
|---|
| Kenang Lebaran sebelum Banjir Tapteng, Sulianti: Dulu Toples Ini Diisi Kue Lebaran dan Rumah Lebar |
|
|---|
| Tangis dan Doa di Desa Lopian Tapteng, Salat Id Berjalan Khidmat di Tengah Kondisi Pascabencana |
|
|---|
| DI MEDAN: Kapolri Didampingi Irjen Johnny E Isir, Panglima TNI Bareng Asintel Mayjen Rio Firdianto |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/SPPG-Pantai-Gemi-2-di-Kabupaten-Langkat.jpg)