Pelaku Usaha Diharapkan Mampu Beradaptasi, 50 UMKM Terdampak Bencana Ikuti Konsultasi Bisnis
Kegiatan yang diinisiasi Kementerian UMKM RI ini diharapkan mampu membangkitkan UMKM di Kecamatan Tarabintang.
Penulis: Maurits Pardosi | Editor: Eti Wahyuni
TRIBUN-MEDAN.com, DOLOKSANGGUL - Guna memulihkan kondisi Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) di Kecamatan Tarabintang, Kabupaten Humbahas pascabencana, ada sebanyak 50 pelaku UMKM yang turut serta dalam konsultasi bisnis bertajuk ‘UMKM Sumut Bangkit’.
Kegiatan yang diinisiasi Kementerian UMKM RI ini diharapkan mampu membangkitkan UMKM di Kecamatan Tarabintang.
Soal ini, Kadis Kopenaker Humbang Hasundutan Nurliza Pasaribu menyampaikan, konsultasi bisnis ini dilaksanakan sebagai bagian dari upaya penguatan koordinasi dan sinergi antar pemangku kepentingan dalam mendukung program pembangunan daerah, khususnya di bidang koperasi, perdagangan, dan ketenagakerjaan.
"Kegiatan ini menjadi momentum penting untuk menyamakan persepsi, memperkuat kolaborasi, serta mendorong peningkatan pelayanan kepada masyarakat dan pelaku usaha," ujar Nurliza Pasaribu, Kamis (19/2/2026).
"Dalam hal ini, pelaku UMKM mendapatkan motivasi dan konsultasi agar mampu beradaptasi dengan kondisi pasca-bencana dan kembali produktif," lanjutnya.
Baca juga: Sering Didatangi Oknum Wartawan dan LSM, Izin Usaha UMKM Cukup Ditunjukkan ke Dinas Terkait
Dengan terselenggaranya kegiatan ini, diharapkan tercipta langkah strategis yang mampu meningkatkan pertumbuhan ekonomi daerah, memperluas kesempatan kerja, serta memperkuat peran koperasi dan UMKM dalam pembangunan Humbahas.
Selain berupa pemaparan dari narasumber, kegiatan juga dilanjutkan dengan penyerahan bantuan bagi pelaku UMKM terdampak bencana.
Bencana di Humbahas berdampak pada berbagai sektor hidup masyarakat sekitar. Tidak hanya material, rumah dan nyawa warga terdampak juga hilang. Secara perlahan, kondisi di lokasi bencana berangsur pulih berkat bantuan dari berbagai sumber.
Bupati Humbahas Oloan Nababan mengutarakan, bencana tersebut adalah derita bersama.
"Bencana alam ini adalah derita kita bersama. Seluruh lintas sektoral terus memaksimalkan seluruh sumber daya di lapangan," ujar Oloan Nababan beberapa waktu lalu.
Ia menambahkan, distribusi sembako harus dipastikan berjalan lancar, agar secepat mungkin diterima masyarakat yang membutuhkan.
"Dengan cara apa pun, sembako harus tiba di masyarakat," terangnya.
Anak-anak Ikut Kegiatan Pendampingan Psikososial
Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa, Perempuan, dan Perlindungan Anak (PMDP2A) Kabupaten Humbang Hasundutan bersama Perwakilan Forum Anak Humbahas melaksanakan kegiatan pendampingan psikososial kepada anak-anak terdampak bencana alam di Desa Sihombu dan Tarabintang.
Kegiatan ini ditujukan kepada 54 anak di Desa Sihombu dan 41 anak di Desa Tarabintang yang menjadi korban banjir dan longsor beberapa waktu lalu.
| Sering Didatangi Oknum Wartawan dan LSM, Izin Usaha UMKM Cukup Ditunjukkan ke Dinas Terkait |
|
|---|
| Tak Ada Euforia Perayaan Malam Tahun Baru, Pengeloa Wisata Beri Dukungan Moril ke Korban Bencana |
|
|---|
| KORBAN Bencana Sumatera Bakal Terima Rp 10 Ribu Per Orang Selama 3 Bulan, Mensos: Lengkapi Isi Rumah |
|
|---|
| Penyaluran Kredit UMKM di Sumatera Utara Capai Rp 73,94 Triliun |
|
|---|
| Polda Sumut Inisiasi Kolaborasi Kerjasama 14 Hotel Berbintang dengan Pelaku UMKM |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/Suasana-diskusi-bersama-pelaku-UMKM-di-Kecamatan.jpg)