Pembangunan Dua Sabo Dam Selesai Mei, Menteri PU Tinjau Area Banjir
Diakuinya,ia terus memantau arus sungai di Hutanabolon. Di mana, jika hujan, air akan terus meluap ke rumah warga.
Penulis: Anisa Rahmadani | Editor: Eti Wahyuni
TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Menteri Pekerjaann Umum (PU) Dody Hanggodo melakukan tinjauan ke area lokasi bencana Kelurahan Hutanabolon, Kabupaten Tapanuli Tengah, Senin (16/2/2026).
Dalam tinjauan itu, ia melihat langsung area aliran sungai yang masih mengalir dari segala arah. Ia bersama tim nya juga melihat kondisi jembatan dan pengerjaan pemindahan arus sungai ke tempat semula.
Usai tinjauan, Dody mengatakan, normalisasi sungai tidak akan membuat Hutanabolon tidak terkena banjir. Untuk itu, pihaknya bakal melakukan pembangunan dua sabo dam (bendungan atasi air sungai) di are Hutanabolon.
"Jadi saya juga beberapa hari lalu sudah sampaikan, buatlah sabo dam aja dulu di atas, karena yang masalah kan di hulu. Jadi mungkin kita akan mempercepat pembangunan sabo dam di atas," ucapnya, Senin (16/2/2026).
Untuk itu, solusi satu-satunya bukan lagi normalisasi sungai. Namun, penyelesaian di hulu sungai.
"Jadi mungkin kita akan mempercepat pembangunan sabo dam di atas," ucapnya.
Baca juga: NASIB Bendungan Napun Gete Berbiaya Rp 880 M, Diresmikan Jokowi 2021, Kini Belum Bisa Dimanfaatkan
Ditargetkannya, tahun ini ada dua sabo dam yang bakal dipasang pihaknya. Dan ditargetkan selesai selama 4 bulan ke depan.
"Saya minta tadi dihitung bener tuh sabo dam-nya itu, sanggup menahan tekanan batu, nggak hanya masalah tanah, tapi ada batu, ada kayu," jelasnya.
Ia memastikan, sabo dam ini kualitasnya cukup kuat untuk menahan aliran sungai termasuk batu, dan kayu.
" Dan saya minta dikerjakan cepat karena kondisi begini, eh, banjir akan tetap sering terjadi, akan mungkin terjadi kalau hujan lagi 2 jam plus ya, 2 jam, 3 jam gitu," katanya.
Diakuinya ia terus memantau arus sungai di Hutanabolon. Di mana, jika hujan, air akan terus meluap ke rumah warga.
Ia meminta, percepatan pembangunan sabu dam. Sebab permasalahan berasal dari hulu sungai.
"Jadi saya minta percepatan pembangunan dam di atas, di hulu-hulu. Memang kondisinya agak lebih sulit, karena kan di hulu. Teman-teman penyedia jasa mungkin akan kesulitan naik ke atas, cuma ya itu sudah menjadi risiko kerja kita bersama, gitu," jelasnya.
Ditargetkannya,pembangunan sabu dam ini selesai dalam waktu dua bulan. Namun selambat-lambatnya Mei mendatang.
"Cuma kita upayakan secepat-cepatnya agar masyarakat sekitar itu tidak kebanjiran lagi. Jadi, poin utamanya adalah bagaimana masyarakat sekitar itu tidak kebanjiran lagi, meski pun hujan 2 atau 3 jam atau even lebih dari itu. paling lama kalau bisa sih 2 bulan selesai. Jadi kan Februari, Maret, April, Mei paling lama," jelasnya.
| Kementerian PU 'Bersih-bersih' di Proyek Cipta Karya, Menteri Dody: Sedang Diproses Kejati Sumut |
|
|---|
| Temui Kajati Sumut, Menteri PU Dody Hanggodo Minta Dukungan Pencegahan Korupsi |
|
|---|
| Menteri PU Dody Hanggodo Bersih-bersih Organisasi, Bidik Dugaan Korupsi Proyek Cipta Karya di Sumut |
|
|---|
| Penyintas Banjir Jalankan Puasa di Pengungsian, Alami Kebanjiran Tiga Kali sejak November 2025 |
|
|---|
| Berkomitmen Lakukan Monitoring dan Evaluasi, Pemkab Taput Terima Bantuan Stimulan Rumah Rusak |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/Menteri-PU-Dody-Hangggodo-saat-diwawancarai-usai-meninjau-Kelurahan-Hutanabolon.jpg)