Korban Alami Dampak Serius hingga Dewasa, 68,8 Persen Kasus Kekerasan Menimpa Anak-anak
Para orangtua diharapkan berperan aktif memberikan edukasi, khususnya pendidikan seksual kepada anak.
Penulis: Anisa Rahmadani | Editor: Eti Wahyuni
"Pendidikan seksual perlu diberikan dengan bahasa yang disesuaikan usia anak, seperti pemahaman mengenai bagian tubuh yang boleh dan tidak boleh disentuh orang lain.
Selain itu, orangtua juga diharapkan menjalin komunikasi yang terbuka agar anak merasa aman bercerita tentang pengalaman yang dialaminya.
“Pengawasan orangtua juga sangat dibutuhkan, dengan siapa anak bersahabat, di mana lingkungan tempatnya bergaul. Paling penting orangtua harus menjadikan diri mereka orang yang paling nyaman dan aman sehingga anak tidak mencari perlindungan kepada orang lain,” ucapnya.
Dinas P3AKB Sumut juga berkomitmen memberikan respons cepat terhadap setiap laporan kasus kekerasan, termasuk melakukan intervensi awal seperti visum, konseling psikologis, serta pendampingan hukum.
“Ini predator yang harus kita hentikan, kami tegas akan melakukan pendampingan hukum, agar si predator mendapatkan sanksi hukum sesuai aturan, karena kalau dibiarkan akan merusak generasi bangsa,” jelasnya.
| Polsek Medan Labuhan Respons Cepat Laporan Kepling, Amankan Pelaku Kekerasan Seksual terhadap Anak |
|
|---|
| Sempat Heboh Kasus Anggota DPRD Sumut Fajri Akbar Hamili Pegawai Bank, Akhirnya Sepakat Berdamai |
|
|---|
| PILU Mahasiswi Unissula Semarang Dijebak Seniornya di Kos, Korban Dilecehkan, Pelaku Pamer Kelamin |
|
|---|
| Baru Kerja Sehari sebagai Baby Sitter, SF Dilecehkan Majikan |
|
|---|
| Mengkhawatirkan, ASB Catat Kasus Kekerasan di Sumut Meningkat Tajam |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/ilustrasi-kekerasan-dalam-hubungan.jpg)