Baru Kerja Sehari sebagai Baby Sitter, SF Dilecehkan Majikan
Pelaku sempat dua kali mau merudapaksa korban. Padahal belum 24 jam korban bekerja di dalam rumahnya
Penulis: Indra Gunawan | Editor: Eti Wahyuni
TRIBUN-MEDAN.com, DELISERDANG - Seorang janda berinisial SF (22) di Lubuk Pakam Kabupaten Deliserdang menjadi korban pelecehan seksual dan nyaris diperkosa oleh majikan saat bekerja sebagai baby sitter.
Kasus ini sudah dilaporkan korban ke Polresta Deliserdang dengan bukti Surat Tanda Penerimaan Laporan Nomor: STTLP/B/6/I/2026/SPKT POLRESTA DELI SERDANG pada 5 Januari 2026. Korban saat ini masih trauma dan berharap agar pihak kepolisian cepat memproses laporannya.
Informasi yang dihimpun, majikan yang dilaporkan korban ini berinisial VR warga Desa Bakaran Batu Lubuk Pakam. Pelaku sempat dua kali mau memperkosa korban. Padahal belum 24 jam korban bekerja di dalam rumahnya.
Saat diwawancarai korban, SF menceritakan mulai bekerja di rumah pelaku sejak 2 Januari. Janda anak satu itu bisa bekerja lantaran pada tanggal 1 Januari pelaku sempat mengumumkan di media sosial dan sedang membutuhkan baby sitter untuk menjaga anak perempuan berusia 1 tahun 2 bulan. Karena lagi membutuhkan pekerjaan dan merasa pernah berpengalaman, SF pun tertarik.
"Aku melihat di medsos lowongannya tanggal 1 malam dan tanggal 2 sekitar pukul 10.00 aku datang ke rumahnya. Karena butuh pekerjaan saya saat itu mau karena gajinya Rp 2 juta sebulan. Kerjaan utama jadi babysitter tapi kata orangtua pelaku kalau lagi senggang sekalian bersih bersih rumah lah," ujar SF.
Baca juga: Meningkat, Kekerasan Seksual Perempuan dan Anak Capai 1.444 Kasus
SF menceritakan, saat itu di dalam rumah majikannya itu hanya ada 3 orang. Selain majikan dan anaknya juga ada satu ibunya. Disebut kalau majikannya itu telah pisah bersama istrinya.
"Malam pertama itu aku tidur bersama ibu dan anak pelaku di kamar. Kalau pelaku itu tidak tidur-tidur dia mabuk dan minum-minum di dalam rumah. Di situ aku pun belum ada merasa yang aneh karena di awal pertemuan pelaku sama ibunya itu bilang nggak usah takut di rumah ini. Pelaku pun bilang katanya dia sudah nggak ada rasa lagi sama perempuan lain gara-gara ada masalah sama istrinya," kata SF.
Suasana berubah setelah ibu pelaku pada pukul 04.00 subuh keluar untuk pergi kerja menjalankan usaha jual bumbu di Pasar Tanjung Morawa. Setelah itu pelaku sudah berani masuk kamar dan berusaha merayu untuk melakukan hubungan suami istri. Pada percobaan pertama, korban sempat berteriak setelah mengetahui kamar telah terkunci.
"Yang pertama itu masih ada anaknya di dalam kamar dan sudah bangun. Setelah aku teriak dia minta-minta maaf karena aku bilang juga aku mau berhenti. Itu sekitar pukul 06.30," ucap SF.
Meski telah berjanji tidak mengulangi perbuatannya, namun SF mengaku aksinya bejat majikannya itu semakin menjadi-jadi rupanya. Saat anak korban sedang buang air besar dan dibawa ke kamar mandi untuk dibersihkan ternyata pelaku kembali merencanakan perbuatan yang sama.
Saat korban kembali masuk ke dalam kamar untuk mengambil pampers pelaku langsung masuk kamar dan mematikan telepon.
"Di situ mulutku langsung dibekap dan didorongkan aku ke tempat tidur dengan posisi telungkup. Tangan kanannya bekap mulutku baru kemudian tiga jari tangan kirinya masukkan ke kemaluanku. Tapi aku berusaha terus untuk melawan," bilang SF.
Karena terus melakukan perlawanan dan sempat berteriak pelaku akhirnya keluar ruangan. Saat itu SF pun berusaha kabur dari rumah. Saat posisi pelaku sedang tidur ia kabur dengan cara melompat pagar. Ia kemudian meminta pertolongan kepada tukang becak untuk diantar ke rumah uwaknya tempat ia tinggal.
"Aku sudah visum dan buat laporan ke polisi. Cuma sampai sekarang belum ada kabar dari polisi. Aku minta supaya pelaku bisa diproses," katanya.
Kasat Reskrim Polresta Deliserdang, Kompol Rosqi Akbar yang dikonfirmasi kasus ini mengaku sudah memberikan perhatian. "Masih proses lidik, sudah saya sampaikan ke penyidiknya untuk diproses cepat," kata Risqi.
| PILU Mahasiswi Unissula Semarang Dijebak Seniornya di Kos, Korban Dilecehkan, Pelaku Pamer Kelamin |
|
|---|
| Korban Alami Dampak Serius hingga Dewasa, 68,8 Persen Kasus Kekerasan Menimpa Anak-anak |
|
|---|
| TERDUGA Pelaku Pelecehan Seorang Babysitter Belum Ditangkap, SF Trauma Nyaris Dirudapaksa |
|
|---|
| KRONOLOGI Janda Muda 22 Tahun Dilecehkan Majikan di Hari Pertama Jadi Babysitter di Deliserdang |
|
|---|
| Meningkat, Kekerasan Seksual Perempuan dan Anak Capai 1.444 Kasus |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/Babysitter-nyaris-diperkosa-majikan-di-Deliserdang.jpg)