Banjir di Tapteng

Tapteng Banjir Lagi, Bupati Masinton Kembali Buka Posko Pengungsi GOR Pandan

Sejumlah kecamatan di Tapteng kembali direndam banjir mulai dari Tukka, Pandan, Sarudik, Barus, Badiri hingga Sorkam.

Penulis: Azis Husein Hasibuan | Editor: Ayu Prasandi
TRIBUN MEDAN/Azis Husein Hasibuan
PENGUNGSI - Pemkab Tapteng kembali membuka posko pengungsian GOR Pandan usai banjir kembali melanda, Kamis (12/2/2026). Bupati Masinton Pasaribu ikut evakuasi warga saat banjir di Kecamatan Tukka. 

TRIBUN-MEDAN.COM, TAPTENG- Pemerintah Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng) kembali membuka posko pengungsian GOR Pandan pascabanjir kembali melanda sejak Rabu (11/2/2026) sore kemarin.

Sejumlah kecamatan di Tapteng kembali direndam banjir mulai dari Tukka, Pandan, Sarudik, Barus, Badiri hingga Sorkam.

"Kepada warga yang terdampak banjir segera mengungsi ke GOR Pandan," ujar Bupati Tapteng Masinton Pasaribu dalam siaran pers, Kamis (12/2/2026). 

Atas banjir ini, Masinton menekankan warga untuk segera evakuasi ke tempat yang lebih aman, sebab dikhawatirkan banjir susulan kembali terjadi ketika hujan turun.

"Bawa barang penting seperlunya. Silakan koordinasi dan ikuti arahan petugas," ujarnya.

Masinton sudah membuka kontak layanan atas kejadian ini. Ia menganjurkan warga untuk menghubungi  Puspadalops BPBD Tapanuli Tengah di Call Center 0812-6346-9180, 0822-7719-4959, 0811-6263-484 dan layanan pesan WhatsApp Pemkab Tapteng 0812-9090-0222.

Evakuasi Warga di Tukka

Saat banjir yang kembali melanda Kecamatan Tukka, Bupati Tapteng Masinton Pasaribu turun ikut membantu evakuasi warga.

Tukka menjadi titik terparah pada banjir bandang 25 November 2025 lalu. Pada Rabu kemarin sore, Tukka kembali dilanda banjir. Tanggul yang sudah dibuat sebelumnya jebol.

Melihat warganya kembali dilanda banjir, Masinton turun ke lapangan ikut membantu proses evakuasi.

"Ayo, bu. Di sana masih ada warga?" ucap Masinton yang terlihat sedang evakuasi warga di Tukka, Kamis malam.

Pandan Air Setinggi Satu Meter

Kedaruratan dan Logistik BPBD Tapteng, Erianto Tambunan, menyebut titik banjir di Tukka menyebabkan rumah warga di sejumlah kelurahan tergenang.

"Kelurahan Bonalumban, Pasar Tukka, Kelurahan Sipange, Kelurahan Hutanabolon, Kecamatan Tukka banjir," katanya.

Sementara itu, Kecamatan Pandan juga mengalami kebanjiran. Air setinggi satu meter merendam rumah warga.

Sumber: Tribun Medan
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved