Sumut Terkini

Presiden Prabowo Minta Kepala Daerah Tertibkan Spanduk di Seluruh Jalan, Ini Kata Gubsu Bobby

 Presiden Prabowo  menyinggung pemerintah daerah untuk segera merapikan  dan menertibkan spanduk, kabel, serta baliho.

|
Penulis: Anisa Rahmadani | Editor: Randy P.F Hutagaol
TRIBUN MEDAN/Anisa Rahmadani
PENERTIBAN BALIHO - Gubernur Sumut Bobby Nasution saat diwawancarai di Kantor Pemprov Sumut, Jumat (6/2/2025). Bobby meminta kab/kota untuk segera menertibkan baliho sesuai dengan arahan Presiden Prabowo. 

TRIBUN-MEDAN.com,MEDAN -  Presiden Prabowo  menyinggung pemerintah daerah untuk segera merapikan  dan menertibkan spanduk, kabel, serta baliho  yang dinilai terlalu banyak sehingga merusak estetika kota. 

Menanggapi itu, Gubernur Sumut Bobby Nasution mengatakan, ia meminta kepala daerah kab/kota bukan hanya penertiban tapi juga   membuat aturan kawasan larangan pemasangan baliho dan sejenisnya.

Menurutnya, Wali Kota ataupun Bupati, bisa  membuat aturan larangan pemasangan baliho dan sejenisnya.

"Iya ( Termasuk baliho yang merusak estetika)  Jadi saya juga sampaikan itu saya minta buat   kawasan dan aturannya bukan hanya penertiban, larangan pun boleh buat wali kota / bupati untuk melarang," jelasnya saat diwawancarai di Kantor Gubernur Sumut,  Jumat (6/2/2025).

Meski begitu, Bobby meminta Kepala Daerah   juga membuat kawasan yang diperbolehkan  untuk pemasangan spanduk. 

"Meski ada kawasan yang diperbolehkan, pemerintah juga boleh mengatur, lebar panjangnya berapa, tinggi dan jumlahnya ada  apa itu bisa diatur. Jadi saya sampaikan buat saja aturannya," ucapnya.

Disinggung apakah aturannya dalam bentuk perda atau seperti apa, Bobby menyerahkan ke wali kota /bupati secara langsung.

"Yang pertama kalau Perda bisa  mengatur kutip distribusinya.  Tapi kalau Panjang,  tinggi itu cukup diawali  dengan Perwal atau Perbup sudah bisa," katanya.

Dijelaskannya, Pemprov dn Forkopimda juga siap membantu untuk mendukung kebersihan termasuk kawasan pariwisata.

"Kami sampaikan tadi kepada kab/kota  kami dari provinsi  seluruh forkopimda TNI Polri siap untuk mendukung kebersihan dari kab/kota  yang ada.  Termasuk kawasan pariwisata," jelasnya.

Bobby juga mengimbau, agar bupati/walikota segera membuat titik-titik mana yang pihak Pemerintah Provinsi dan Forkopimda bisa membantu menjaga kebersihan tersebut.

"Jadi kami  sampaikan ke pak bupati/wali kota silakan tentukan titiknya. Mana yang kira- kira hari ini masih  jorok dan kumuh kita bantu. Karena  yang punya wilayah bupati dan wali kota ya,  kami dan personil Tni  Polri ya bisa bantu juga,  sedikit-sedikit,"ucapnya.

Diketahui, Prabowo menyoroti keberadaan iklan jadi sorotannya dalam  Rakornas di SICC, Kabupaten Bogor pada Senin (2/2/2026) lalu.

Presiden Prabowo Subianto menyinggung pemerintah daerah untuk segera merapikan dan menertibkan spanduk, kabel, serta baliho yang dinilai terlalu banyak sehingga merusak estetika kota.

Ia menilai, maraknya produk iklan seperti spanduk, baliho serta infrastruktur visual yang tidak tertata di ruang publik berpotensi merusak wajah kota dan mengganggu kenyamanan masyarakat maupun wisatawan.

(Cr5/tribun-medan.com)

Baca berita TRIBUN MEDAN lainnya di Google News

Ikuti juga informasi lainnya di FacebookInstagram dan Twitter dan WA Channel

Berita viral lainnya di Tribun Medan

Sumber: Tribun Medan
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved