Berita Olahraga

PBVSI Sumut Gelar Rakerprov 2026, Fokus Pembinaan Usia Dini dan Persiapan PON NTT-NTB

PBVSI Sumut akan menggelar Rapat Kerja Provinsi (Rakerprov) yang berlangsung di Disporasu pada 7–8 Februari 2026 mendatang.

TRIBUN MEDAN/ISTIMEWA
PBVSI SUMUT - Pengprov PBVSI Sumut menggelar rapat beberapa waktu lalu di sekretariat PBVSI Sumut. PBVSI Sumut akan menggelar Rapat Kerja Provinsi (Rakerprov) yang berlangsung di Disporasu pada 7–8 Februari 2026 mendatang. 

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN – Persatuan Bola Voli Seluruh Indonesia (PBVSI) Sumatera Utara (Sumut) akan menggelar Rapat Kerja Provinsi (Rakerprov) yang berlangsung di Disporasu pada 7–8 Februari 2026 mendatang.

Rakerprov kali ini mengusung tema “Kolaborasi Prestasi Voli Sumut Juara”, sebagai langkah strategis untuk memperkuat pembinaan dan meningkatkan prestasi bola voli di Sumatera Utara.

Ketua PBVSI Sumut, Wiko Lovino Siregar, menjelaskan bahwa Rakerprov akan membahas sejumlah agenda penting terkait pengembangan voli Sumut ke depan.

Menurutnya, ada tiga fokus utama yang akan dibahas, yakni pembinaan klub bola voli, tertib administrasi organisasi, serta pembinaan usia dini.

“Kita akan membahas pembinaan klub bola voli di Sumatera Utara, kemudian tertib administrasi agar pengurus cabang di kabupaten/kota lebih rapi dan terorganisir. Selain itu, kita juga fokus pada pembinaan usia dini, khususnya atlet di bawah usia 17 tahun,” ujar Wiko kepada Tribun Medan.

Ia menjelaskan bahwa pembinaan usia dini akan diarahkan ke tingkat SMP di setiap kabupaten/kota, dengan melibatkan peran pemerintah daerah setempat.

“Untuk usia dini ini domainnya ada di kabupaten/kota, sehingga kita akan mendorong pembinaan di tingkat SMP melalui dukungan pemerintah daerah, khususnya para Bupati,” tambahnya.

Rakerprov nantinya akan dihadiri oleh pengurus cabang PBVSI dari seluruh kabupaten/kota di Sumut. Hingga saat ini, sebanyak 25 dari 33 kabupaten/kota telah memastikan kehadiran.

Selain itu, PBVSI Sumut juga mengundang wasit, guru olahraga, organisasi terkait seperti ISORI dan IKAGOR, atlet senior, serta perwakilan Dispora Sumut dan KONI Sumatera Utara.

Wiko berharap hasil Rakerprov dapat mendorong daerah lebih aktif menggelar kejuaraan bola voli, terutama di tingkat SLTP (SMP).

“Harapan kita, setelah Rakerprov ini, daerah-daerah mulai aktif mengadakan kejuaraan voli tingkat SLTP. Dengan semakin banyak kompetisi, kita bisa menemukan bibit-bibit atlet potensial untuk Sumut,” katanya.

Ia menambahkan, PBVSI Sumut memiliki mitra pembinaan seperti Akademi Sumut Falcon untuk kategori putri, serta sentra bola voli di Martabe Sipirok untuk kategori putra.
Dalam jangka panjang, Rakerprov juga menjadi bagian dari konsolidasi persiapan menghadapi Pekan Olahraga Nasional (PON) XXII NTT-NTB 2028.

“Atlet-atlet itu datang dari daerah. Jadi kita ingin konsolidasi dan kolaborasi dengan kabupaten/kota untuk menyiapkan atlet yang nantinya bisa masuk tim Pelatda PON Sumut,” jelas Wiko.

Sementara dalam waktu dekat, PBVSI Sumut telah menyiapkan sejumlah agenda kompetisi dan program pelatihan sebelum Porprovsu.

Beberapa di antaranya adalah kejuaraan voli bekerja sama dengan MAVI dan Pertamina, Kejuaraan Raja Inal Siregar Cup III tingkat SLTA, serta kursus pelatih di Martabe.

“Jadi sebelum Porprovsu, sudah ada beberapa event yang akan kita gelar sebagai bagian dari pembinaan dan seleksi atlet,” tutupnya.

(Cr29/tribun-medan.com)

Baca berita TRIBUN MEDAN lainnya di Google News

Ikuti juga informasi lainnya di FacebookInstagram dan Twitter dan WA Channel

Berita viral lainnya di Tribun Medan 

 

Sumber: Tribun Medan
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved