Berita Olahraga

Satria Muda vs Pelita Medan Jadi Laga Hidup Mati, Penentu Tiket 6 Besar Grup C Liga 4 Piala Gubsu

Situasi ini tak lepas dari hasil pertandingan yang digelar di Stadion Unimed, Kamis (2/4/2026). 

Penulis: Aprianto Tambunan | Editor: Ayu Prasandi
IST
Wasit memberikan kartu kuning kepada pemain Muspika FC kontra Satria Muda FC di Stadion Unimed, Kamis (2/4/2026) sore. Satria Muda FC menang dengan skor 2-0 Muspika FC.  

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN- Persaingan di Grup C Liga 4 Piala Gubernur Sumatera Utara 2026 kian memanas dan memasuki fase penentuan.

Satu tiket menuju babak 6 besar memang sudah diamankan Paya Bakung United, namun satu slot tersisa masih akan diperebutkan dalam laga hidup mati antara Satria Muda FC kontra Pelita Medan Soccer pada pertandingan terakhir, Minggu (5/4/2026) mendatang.

Situasi ini tak lepas dari hasil pertandingan yang digelar di Stadion Unimed, Kamis (2/4/2026). 

Satria Muda FC sukses mengamankan kemenangan penting 2-0 atas Muspika FC.

Namun, peluang mereka untuk langsung memastikan tiket ke fase berikutnya harus tertunda setelah Pelita Medan Soccer juga meraih kemenangan identik 2-0 saat menghadapi Tanjungbalai United.

Hasil tersebut membuat Satria Muda FC kini memimpin persaingan dengan koleksi 7 poin.

Sementara Pelita Medan Soccer membuntuti dengan raihan 4 poin. Pertemuan kedua tim di laga terakhir pun dipastikan menjadi penentu nasib keduanya.

Secara hitung-hitungan, Satria Muda FC hanya membutuhkan hasil imbang untuk melangkah ke babak 6 besar.

Namun, mereka tetap harus waspada. Pasalnya, jika Pelita Medan Soccer mampu meraih kemenangan, maka kedua tim akan memiliki poin yang sama dan penentuan akan mengacu pada sistem head to head.

Pelatih Satria Muda FC, Imam Faisal, menegaskan timnya akan tetap tampil maksimal demi memastikan tiket lolos.

“Saya tekankan, ini sudah penentuan ke 6 besar. Anak-anak harus kerja keras. Target awal kita memang hanya lolos penyisihan. Tahun lalu kita gagal, tapi tahun ini ada progres,” ujar Imam.

Menariknya, Satria Muda FC musim ini banyak mengandalkan pemain muda. Hanya dua pemain senior yang menjadi tulang punggung tim, yakni Hanbal dan Hermanto, yang merupakan mantan pemain PSDS.

Di laga kontra Muspika FC, performa Satria Muda memang tampil impresif. Mengandalkan lini serang yang dihuni Christoper Damanik, Ilham Fauzan Siregar, dan Nanda Paisal, mereka mampu menekan sejak menit awal.

Gol pembuka lahir pada menit ke-21 melalui aksi Christoper Damanik. Keunggulan tersebut kemudian digandakan oleh Muhammad Fadli Imansyah pada menit ke-34. Skor 2-0 bertahan hingga turun minum.

Memasuki babak kedua, Muspika FC semakin kesulitan setelah Fauzan Habibi harus meninggalkan lapangan akibat kartu kuning kedua pada menit ke-53.

Sumber: Tribun Medan
Halaman 1/2
Tags
Liga 4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved