Natal dan Tahun Baru 2026
Bobby Nasution Tiadakan Pesta Kembang Api, Pemprov Sumut Fokus Doa Bersama di Malam Tahun Baru
Gubernur Bobby Nasution, menegaskan bahwa Pemprov Sumut tidak akan menggelar perayaan malam pergantian tahun dengan pesta kembang api.
Penulis: Anisa Rahmadani | Editor: Randy P.F Hutagaol
TRIBUN-MEDAN.COM, MEDAN – Gubernur Sumatera Utara, Bobby Nasution, menegaskan bahwa Pemerintah Provinsi Sumatera Utara tidak akan menggelar perayaan malam pergantian tahun dengan pesta kembang api.
Sebagai gantinya, perayaan Tahun Baru 2026 akan difokuskan pada kegiatan doa dan pengajian bersama yang dipusatkan di Rumah Dinas Gubernur pada Selasa malam.
Kebijakan ini diambil sebagai bentuk kepedulian pemerintah daerah terhadap situasi terkini di Sumatera Utara, terutama bagi warga yang sedang mengalami musibah di beberapa wilayah.
Imbauan Empati bagi Korban Bencana dan Larangan Perayaan Berlebihan
Gubernur Bobby Nasution mengimbau seluruh lapisan masyarakat untuk menunjukkan rasa empati dengan tidak merayakan pergantian tahun secara berlebihan atau hura-hura.
"Enggak ada kembang api, kita hanya doa bersama saja. Ya kita sampaikan kita berempati. (Jangan) Merayakan dengan berlebihan. Karena masih ada saudara kita yang kena bencana. Jadi (kita imbau) ya berempati lah," jelas Bobby Nasution saat diwawancarai di Kantor Gubernur Sumut pada Selasa (30/12/2025) malam.
Menurutnya, kesederhanaan dalam menyambut tahun baru merupakan cara terbaik untuk menghormati perasaan para korban bencana yang saat ini masih dalam masa pemulihan.
Agenda Patroli Bersama Forkopimda untuk Memantau Keamanan Wilayah
Setelah pelaksanaan doa bersama, Gubernur direncanakan akan turun langsung ke lapangan bersama jajaran unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) untuk meninjau situasi keamanan.
"Direncanakan masih tapi kita koordinasi dengan forkopimda apakah seperti tahun sebelumnya, walaupun ini tahun pertama saya jadi gubernur ya. Jadi setelah doa bersama akan ada patroli bersama forkopimda," ucap Bobby menjelaskan agenda kerjanya di malam pergantian tahun.
Patroli bersama ini bertujuan untuk memastikan situasi kamtibmas di Sumatera Utara, khususnya di Kota Medan, tetap kondusif dan terkendali selama masyarakat beraktivitas.
Dukungan bagi Ibadah Masyarakat dan Lokasi Pelaksanaan Doa Bersama
Meski melarang perayaan mewah, Bobby menyatakan bahwa masyarakat yang ingin melaksanakan ibadah di gereja maupun masjid atau merayakan secara sederhana tetap dipersilakan.
"Yang merayakan (tahun baru) dengan ibadah silakan. Tapi merayakan dengan berlebihan ya berempatilah," tutup Bobby Nasution mengakhiri keterangannya.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, kegiatan doa bersama ini dijadwalkan akan dimulai pada pukul 20.00 WIB di Aula Rumah Dinas Gubernur Sumatera Utara dengan kehadiran sejumlah tokoh lintas agama.
(cr5/tribun-medan.com)
Baca berita TRIBUN MEDAN lainnya di Google News
Ikuti juga informasi lainnya di Facebook, Instagram dan Twitter dan WA Channel
Berita viral lainnya di Tribun Medan
| Kendaraan Membludak di Pelabuhan Ajibata, ASDP Siapkan Skema Pelayaran Hingga Dini Hari |
|
|---|
| Rico Waas Bersama TNI–Polri Patroli Skala Besar Malam Natal, Datangi HKBP dan Katedral |
|
|---|
| Momen Kudus, Natal di Gereja Katedral Medan 2025, Usung Tema Matius 1:21-24 |
|
|---|
| Natal di Tengah Luka, Begini Umat Katolik Huta Godang Merayakan Natal setelah Banjir Bandang |
|
|---|
| Brimob Polda Sumut Sterilisasi Gereja Katedral Medan jelang Misa Natal |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/Bobby-mengatakan-malam-tahun-baru-Pemprov-di-isi-dengan-doa-bersama.jpg)