Banjir dan Longsor di Tapteng
Listrik di Kelurahan Hutanabolon Tapteng Belum Hidup, Banjir Masih Genangi Jalan Rumah Warga
Setelah tiga minggu bencana banjir dan longsor, Kelurahan Hutanabolon, Kabupaten Tapanuli Tengah tak kunjung membaik.
Penulis: Anisa Rahmadani | Editor: Randy P.F Hutagaol
TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Setelah tiga minggu bencana banjir dan longsor, Kelurahan Hutanabolon, Kabupaten Tapanuli Tengah tak kunjung membaik.
Perjalanan ke Kelurahan Hutanabolon juga semakin parah. Air banjir masih mengalir di sisi rumah warga, kayu-kayu besar dan lumpur juga masih menutupi area rumah warga.
Begitupun dengan listrik dan air bersih yang tak kunjung hidup. Masih banyak warga yang menggunakan air bekas banjir untuk MCK, cuci piring, baju dan lain-lain.
Akses menuju Hutanabolon atau tepatnya Jalan Simpang Sigotom, juga masih belum bisa dilalui kendaraan roda dua yang mesinnya matic.
Sehingga banyak warga sekitar terpaksa berjalan selama 2 jam pulang pergi membawa sembako seperti beras, minyak, telur dan lain-lain.
Setelah tiga minggu ini, jalan menuju Hutanabolon terlihat lebih parah. Karena lumpur tebal memenuhi badan jalan.
Ketika tiba di Hutanabolon, kondisinya juga masih sama. Kayu-kayu, lumpur yang mengelilingi segelintir rumah warga yang tersisa masih terlihat.
Hanya saja, kini ada tiga alat berat yang diturunkan. Alat-alat berat ini mulai memperbaiki aliran sungai.
Tetapi keberadaan roda empat yang hanyut sudah mulai terlihat di sisi kanan kiri jalan. Pihak petugas gabungan juga mulai memperbaiki sekolah-sekolah dan gereja-gereja yang rusak.
Warga Kelurahan Hutanabolon Asrin Tambunan mengatakan, air sungai ini akan terus mengalir ke jalanan, jika aliran sungai tidak diperbaiki.
"Ini air aliran sungai banjir kemarin. Jadi sungai kami dipenuhi kayu-kayu. Makanya kalau kayu cepat diangkat, alirannya balik ke semula. Baru bisa rumah kami dibersihkan. Kalau enggak begini teruslah ini,"jelasnya.
Diakuinya, kalau lampu tak kunjung hidup pasca bencana banjir dan longsor yang terjadi sejak Selasa (25/11/2025).
"Belum ada listrik hidup. Gimana mau hidup, air sungai masih melintas di jalan ini. Masih banjirlah ini. Mudah-mudahan cepatlah diperbaiki aliran sungai ini,"ucapnya.
(Cr5/tribun-medan.com)
Baca berita TRIBUN MEDAN lainnya di Google News
Ikuti juga informasi lainnya di Facebook, Instagram dan Twitter dan WA Channel
Berita viral lainnya di Tribun Medan
| Tangis Penyintas Banjir Tirawan Pecah, Lemang Jadi Penawar Lara Lebaran dan Bangun Huntara Mandiri |
|
|---|
| Pembangunan Huntara Tak Kunjung Selesai, Korban Banjir di Tapteng Bangun Rumah Mandiri |
|
|---|
| Hutanabolon Kembali Banjir, Bupati: Tanggul yang Telah Dibangun Jebol, Warga Mengungsi Kembali |
|
|---|
| Dua Bulan Usai Banjir, Begini Kondisi Belajar Mengajar di MAN 1 Tapteng |
|
|---|
| Bupati Tapteng Masinton Pasaribu Minta Mendagri Batalkan Pemangkasan Dana Transfer setelah Bencana |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/Kondisi-jalan-Simpang-Sigotom-yang-masih-dipenuhi-lumur-dan-banjir-_1.jpg)