Banjir dan Longsor di Sumut

Update Jumlah Korban Banjir dan Longsor di Sumut, Meninggal 290 dan Hilang 154 Orang

Berdasarkan data yang Tribun Medan dapatkan dari BPBD Sumut ,  untuk total korban yang hilang mencapai 152 orang.

|
Penulis: Anisa Rahmadani | Editor: Randy P.F Hutagaol
Tribunnews.com/DOKUMENTASI
LONGSOR TAPTENG - Longsor dan banjir air bah, Selasa (25/11/2025) pagi hari, tepatnya di Dusun 1, Desa Mardame menewaskan empat orang dalam satu keluarga.  

TRIBUN-MEDAN.COM, MEDAN - Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sumut  Tuahta Saragih mengatakan, jumlah total korban meninggal akibat bencana alam dan longsor mencapai 290  orang. Data tersebut berdasarkan 17 Kabupaten  yang terdampak  bencana sejak Selasa (25/11/2025) lalu. 

Berdasarkan data yang Tribun Medan dapatkan dari BPBD Sumut, untuk total korban yang hilang mencapai 154 orang.

Untuk saat ini, kata Tuahta Kabupaten Tapteng paling banyak menelan korban jiwa.  Ada 82 orang meninggal dunia dan 104 orang dinyatakan hilang. 

"Saat ini yang mengungsi itu total keseluruhan dari 17 Kabupaten 538.792 orang. 

Sementara  jumlah korban yang terdampak mencapai 1.669.996 jiwa. Dan untuk yang luka-luka mencapai 614 orang 

Berikut rincian daerah yang terdampak bersama total korban jiwa di setiap daerah : 


1.Tapanuli Utara : Bencana alam banjir dan longsor. Total pengungsi 3600 orang.  Terdampak 15765 jiwa. Meninggal 32 orang dan hilang 17 orang. Luka-luka 3 orang.


2.Tapanuli Tengah : bencana alam banjir dan longsor. Total pengungsi 7.382 jiwa. Terdampak 296 454. Meninggal 86 jiwa, Hilang 85 orang.  Luka-luka 508 jiwa.


3.Tapanuli Selatan : bencana banjir dan tanah longsor. Total pengungsi 5366. Terdampak 279.974.Meninggal 79 jiwa dan hilang 38 orang.


4.Sibolga: bencana banjir dan longsor. Total pengungsi17.824  Terdampak 91747. Meninggal 47. Hilang 12 orang.


5.Humbang Hasundutan: bencana banjir dan longsor. Total  pengungsi 2200. Terdampak 6580 jiwa. Meninggal 8 orang. Hilang nihil


6.Padang Sidimpuan : bencana banjir total terdampak 1700. Korban jiwa 1. Tapi tidak ada yang mengungsi, ataupun orang hilang.


7.Pakpak Bharat: bencana banjir dan longsor. Total terdampak 1705 jiwa. Meninggal 2 jiwa. Tidak ada yang mengungsi dan korban hilang.


8.Mandailing Natal: bencana banjir dan longsor. Total terdampak 15368 jiwa. Tidak ada yang mengungsi, korban jiwa ataupun korban hilang.


9.Medan : bencana banjir. Total pengungsi 365, terdampak 46587 jiwa. korban jiwa 7 orang. Tidak ada  orang  hilang.


10.Binjai : bencana banjir. Total terdampak 24961 jiwa tidak ada yang mengungsi korban jiwa ataupun yang hilang.

Sumber: Tribun Medan
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved