Sumut Terkini
Korban Tewas Bencana Alam di Sumut 189 Orang, Tapteng dan Sibolga Terbanyak 89 Nyawa
Bencana alam banjir dan longsor yang terjadi di Sumatera Utara merenggut banyak korban jiwa.
Penulis: Fredy Santoso | Editor: Randy P.F Hutagaol
TRIBUN-MEDAN.com,MEDAN - Bencana alam banjir dan longsor yang terjadi di Sumatera Utara merenggut banyak korban jiwa.
Berdasarkan data sementara Polda Sumut, sebanyak 189 warga tercatat meninggal dunia akibat bencana alam yang mulai terjadi pada Senin 24 November lalu.
Selain itu, sebanyak 32 orang mengalami luka berat, 722 orang luka ringan dan 174 warga masih menghilang.
Sedangkan sebanyak 8.537 orang di berbagai Kabupaten Kota masih mengungsi akibat rumahnya terdampak bencana.
Kabid Humas Polda Sumut Kombes Ferry Walintukan mengatakan, ini merupakan data sementara yang dikumpulkan dari Polres-polres jajaran terhitung sejak 24 hingga 30 November malam.
"Korban meninggal dunia 189 orang, luka berat 32 orang, luka Ringan 722 orang. Kemudian dalam pencarian atau hilang 174 orang,"kata Kabid Humas Polda Sumut Kombes Ferry Walintukan, Senin (1/12/2025).
Untuk korban jiwa terbanyak berasal dari Kabupaten Tapanuli Tengah dan Kota Sibolga.
Di 2 lokasi ini total korban tewas sebanyak 89 orang, dengan rincian Tapteng 56 dan Sibolga 33 korban jiwa.
Di Kabupaten Tapanuli Tengah, sebanyak 65 orang belum ditemukan dan di Kota Sibolga sebanyak 56 orang.
Sampai saat ini Polisi dan tim gabungan berjibaku di lokasi-lokasi bencana mulai dari evakuasi korban, membersihkan material dan sebagainya.
Sebanyak 5.749 personel Polisi dikerahkan untuk membantu masyarakat di tengah bencana alam.
"Kami juga melaksanakan koordinasi dengan Pemda setempat untuk menyediakan tempat pengungsian yang representatif."
(Cr25/Tribun-medan.com)
Baca berita TRIBUN MEDAN lainnya di Google News
Ikuti juga informasi lainnya di Facebook, Instagram dan Twitter dan WA Channel
Berita viral lainnya di Tribun Medan
| Bupati Masinton Pastikan Percepat Pemulihan Bencana di Tapteng |
|
|---|
| Dua Mobil Tabrakan di Toba, Polisi: Satu Alami Luka Berat dan Seorang Lagi Luka Ringan |
|
|---|
| Kenang Lebaran sebelum Banjir Tapteng, Sulianti: Dulu Toples Ini Diisi Kue Lebaran dan Rumah Lebar |
|
|---|
| Tangis dan Doa di Desa Lopian Tapteng, Salat Id Berjalan Khidmat di Tengah Kondisi Pascabencana |
|
|---|
| DI MEDAN: Kapolri Didampingi Irjen Johnny E Isir, Panglima TNI Bareng Asintel Mayjen Rio Firdianto |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/Kondisi-Kabupaten-Tapanuli-Tengah-dan-Kota-Sibolga-usai-kena-bencana-alam11.jpg)